Sabtu, 16 Mei 2026

Tribunners / Citizen Journalism

TRIBUNNERS

Pilkada Tidak Langsung dan Dampaknya pada Perilaku Korup yang Telanjur Mengakar

Penangkapan Bupati Pati dan Wali Kota Madiun bukan sekadar persoalan moral individu, melainkan manifestasi korupsi struktural yang mengakar.

Tayang: | Diperbarui:
Dok Pribadi
Prasetyo Nurhardjanto, Dosen Universitas Atma Jaya Jakarta. Melalui artikel ini, ia mengulas tentang penangkapan KPK atas Bupati Pati Sadewo, dan Wali Kota Madiun Maidi. 

Dalam konteks Indonesia, reformasi yang lebih relevan adalah membangun inner circle pemerintahan daerah berbasis profesionalisme— misalnya sekretaris daerah, inspektur daerah, dan auditor independen yang direkrut secara terbuka, dilindungi undang-undang, bekerja dengan SOP ketat, dan memiliki akses langsung ke KPK serta Kejaksaan Agung.

Cara ini diharapkan bisa memutus rantai budaya korupsi sekaligus mencegah sedini mungkin perilaku korup. Tanpa pembenahan ini, Pilkada—langsung maupun tidak langsung—hanya akan menjadi ritual demokrasi yang gagal memutus mata rantai korupsi yang dijaga oleh sistem itu sendiri.

Penerapan gagasan itu memang tidak murah, karena yang paling mahal adalah adanya political will dari legistaltif dan eksekutif sendiri yang akan membuat regulasi itu lahir di Indonesia. (*)

 

Sumber: Tribunnews.com

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved