Tribunners / Citizen Journalism
TRIBUNNERS
Pilkada Tidak Langsung dan Dampaknya pada Perilaku Korup yang Telanjur Mengakar
Penangkapan Bupati Pati dan Wali Kota Madiun bukan sekadar persoalan moral individu, melainkan manifestasi korupsi struktural yang mengakar.
Dalam konteks Indonesia, reformasi yang lebih relevan adalah membangun inner circle pemerintahan daerah berbasis profesionalisme— misalnya sekretaris daerah, inspektur daerah, dan auditor independen yang direkrut secara terbuka, dilindungi undang-undang, bekerja dengan SOP ketat, dan memiliki akses langsung ke KPK serta Kejaksaan Agung.
Cara ini diharapkan bisa memutus rantai budaya korupsi sekaligus mencegah sedini mungkin perilaku korup. Tanpa pembenahan ini, Pilkada—langsung maupun tidak langsung—hanya akan menjadi ritual demokrasi yang gagal memutus mata rantai korupsi yang dijaga oleh sistem itu sendiri.
Penerapan gagasan itu memang tidak murah, karena yang paling mahal adalah adanya political will dari legistaltif dan eksekutif sendiri yang akan membuat regulasi itu lahir di Indonesia. (*)
Sumber: Tribunnews.com
Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com
Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Prasetyo-Nurhardjanto-1-21012026.jpg)