Sabtu, 11 April 2026

Tribunners / Citizen Journalism

Menuju Kebangkitan Fajar Demokrasi

Spirit Paskah meneguhkan harapan baru, kebangkitan demokrasi, dan komitmen menegakkan keadilan bagi rakyat.

Editor: Glery Lazuardi
Dok Pribadi
Profile Tribunners: Benny Sabdo - Anggota Bawaslu DKI Jakarta; Alumnus Seminari Garum Keuskupan Surabaya 

profile tribunners
PROFIL PENULIS
Benny Sabdo
Anggota Bawaslu DKI Jakarta; Alumnus Seminari Garum Keuskupan Surabaya

KEBANGKITAN YESUS KRISTUS merupakan bukti kemenangan atas kebenaran dan solidaritas terhadap mereka yang tertindas.

Segala peristiwa tentang ketidakadilan, konspirasi, dan hukuman mati yang dipaksakan melalui peradilan sesat pada masa itu bukanlah akhir sebuah kehidupan.

Kebenaran memiliki daya hidupnya sendiri untuk bangkit, meskipun telah dikubur oleh kekuasaan zalim. Makna Paskah adalah spirit kebangkitan dan harapan baru.       

Narasi Paskah melampaui batas teologis, yaitu sebuah transisi dari kegelapan menuju terang, dari keputusasaan menuju pengharapan, dan yang paling fundamental, sebuah kebangkitan dan harapan baru.

Dalam konteks kebangsaan kita hari ini, narasi kebangkitan ini menemukan relevansinya, yaitu sebagai momentum untuk merefleksikan kondisi demokrasi Indonesia yang tengah diuji oleh berbagai dinamika elektoral dan hukum. 

Paskah mengajarkan bahwa salib dan pengorbanan bukanlah titik akhir, melainkan prasyarat menuju pembaruan. Demokrasi pun demikian, bukanlah sistem yang statis. Ketika bicara tentang kebangkitan demokrasi, maka sedang bicara tentang pemulihan sendi-sendi keadilan yang sempat terkoyak.

Esensi Paskah, yakni keberpihakan kepada yang tertindas dan penegakan kebenaran. Hal ini seharusnya menjadi ruh bagi para penegak hukum dan penyelenggara negara dalam menjalankan amanat penderitaan rakyat.

Tantangan terbesar demokrasi modern adalah tegaknya supremasi hukum. Bagaimana hukum tidak hanya menjadi teks yang kaku, tetapi menjadi instrumen yang hidup dan responsif terhadap rasa keadilan.

Kebangkitan demokrasi menuntut adanya rekonstruksi moralitas dalam penegakan hukum, terutama terkait integritas elektoral. Suara rakyat tidak dibungkam oleh praktik politik transaksional. Demokrasi yang bangkit adalah demokrasi yang menjamin setiap warga negara memiliki hak yang sama di depan hukum. Pada hakikatnya, hukum tanpa etika adalah raga tanpa jiwa. 

Semangat Paskah dapat menginspirasi bangsa Indonesia. Integritas adalah fondasi utama dalam membangun tatanan sosial. Demokrasi yang substansial tidak hanya lahir dari bilik suara, tetapi dari keberanian untuk menegakkan kebenaran di tengah arus pragmatisme.

Paskah tahun ini sejatinya adalah ajakan bagi kita semua—penyelenggara negara, politikus, akademikus, praktisi hukum, hingga warga sipil—untuk menjadi agen perubahan. Mari kita jadikan semangat kebangkitan ini sebagai energi untuk merawat demokrasi agar tetap tumbuh sehat, adil, dan bermartabat bagi generasi mendatang.

Momentum refleksi ini menjadi krusial. Saat kita ingin menatap masa depan demokrasi Indonesia. Perjalanan menuju kematangan demokrasi menuntut komitmen kolektif.

Komitmen untuk meninggalkan praktik-praktik lama yang mencederai kedaulatan rakyat. Kebangkitan bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan sebuah transformasi berkelanjutan. Bagaimana memastikan bahwa keadilan pemilu bukan sekadar jargon, melainkan realitas yang dirasakan semua pihak.

Restorasi Hukum Pemilu

Spirit Paskah memanggil para pembentuk undang-undang di Senayan untuk melakukan kerja kebangsaan.

Pembangunan hukum pemilu tidak boleh lagi sekadar menjadi instrumen kekuasaan untuk mempertahankan status quo, tetapi harus bangkit menjadi sarana distribusi keadilan politik. Salah satu simbol kuat Paskah adalah batu penutup kubur yang terguling. Dalam kehidupan bernegara, batu penutup itu adalah egoisme sektoral, pragmatisme politik, dan makin pudarnya netralitas institusi hukum.

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved