Tribunners / Citizen Journalism
Kesejahteraan Buruh, May Day, dan Kepemimpinan Negara yang Hadir
Hari Buruh Internasional tidak cuma seremoni. Ia adalah momen ketika suara yang sehari-hari tertahan, kini mencari tempatnya di ruang publik.
Pilihannya sederhana, tetapi konsekuensinya panjang: menjadikan buruh sebagai beban yang harus ditekan, atau sebagai mitra pembangunan yang harus diperkuat.
Jika pilihan kedua yang diambil, maka May Day tidak lagi sekadar peringatan tahunan. Ia menjadi titik balik—ketika negara benar-benar hadir, bukan hanya di lapangan, tetapi dalam arah kebijakan yang ia tentukan.
Dan di situlah harapan itu menemukan bentuknya: bukan dalam janji, melainkan dalam keputusan yang berani dan bertahan.
Sumber: Tribunnews.com
Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com
Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Presiden-RI-Prabowo-Subianto-menghad-r.jpg)