Tribunners / Citizen Journalism
'Gaskan' Gas: Menggeser Cara Pandang
Akar persoalan ketahanan energi Indonesia bukan semata terletak pada dinamika geopolitik yang berimbas gejolak harga minyak dunia.
Pada titik inilah peran negara menjadi sangat menentukan. Tidak cukup hanya hadir dalam wujud izin eksplorasi.
Namun harus mendesain arah industrialisasi yang searah dengan strategi transisi energi kita.
Gas harus memperkuat industri pupuk nasional, menopang ketahanan pangan, menghidupkan petrokimia, menjaga listrik industri tetap kompetitif, dan memperkuat ekspor bernilai tambah.
Syukurlah Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sangat memahami kekhawatiran tersebut.
Ia melewati wacana tapi sudah menggaskan dengan menindaklanjuti temuan cadangan gas jumbo di Kaltim itu.
"Tidak lama lagi dinda, langsung kita gaskan. Ini lagi proses tender," ujarnya menjawab wartawan dalam konperensi pers, belum lama ini.
Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com
Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/fasilitas-produksi-sumur-gas-randugunting.jpg)