Senin, 4 Mei 2026

Tribunners / Citizen Journalism

'Gaskan' Gas: Menggeser Cara Pandang

Akar persoalan ketahanan energi Indonesia bukan semata terletak pada dinamika geopolitik yang berimbas gejolak harga minyak dunia. 

Tayang:
Editor: Dewi Agustina
dok PHE
SUMUR GAS - Gas harus memperkuat industri pupuk nasional, menopang ketahanan pangan, menghidupkan petrokimia, menjaga listrik industri tetap kompetitif, dan memperkuat ekspor bernilai tambah. Foto Pertamina Hulu Energi (PHE) melalui anak perusahaannya, Pertamina Hulu Energi Randugunting (PHER) sukses bersinergi dengan PT Patra Drilling Contractor (PDC) dengan telah beroperasinya fasilitas produksi sumur gas yang dikerjakan dengan waktu 1,5 bulan dari target pengerjaan 6 bulan. 

Pada titik inilah peran negara menjadi sangat menentukan. Tidak cukup hanya hadir dalam wujud izin eksplorasi. 

Namun harus mendesain arah industrialisasi yang searah dengan strategi transisi energi kita. 

Gas harus memperkuat industri pupuk nasional, menopang ketahanan pangan, menghidupkan petrokimia, menjaga listrik industri tetap kompetitif, dan memperkuat ekspor bernilai tambah.

Syukurlah Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sangat memahami kekhawatiran tersebut. 

Ia melewati wacana tapi sudah menggaskan dengan menindaklanjuti temuan cadangan gas jumbo di Kaltim itu. 

"Tidak lama lagi dinda, langsung kita gaskan. Ini lagi proses tender," ujarnya menjawab wartawan dalam konperensi pers, belum lama ini.  

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved