Tribunners / Citizen Journalism
Kebangkitan Nasional di Ujung Integritas Pendidikan
Ketua Bidang Pengkaderan IKAL-Lemhannas 2026-2031, aktif kajian kebangsaan, karakter, ketahanan nasional, domisili Tangsel.
Di era keterbukaan informasi, masyarakat semakin kritis dalam menilai berbagai hal, termasuk rekam jejak pendidikan.
Hal ini merupakan bagian dari dinamika demokrasi yang sehat.
Namun di sisi lain, kondisi ini juga menuntut adanya transparansi dan akuntabilitas yang lebih kuat dari institusi pendidikan maupun pihak-pihak terkait.
Tanpa transparansi, ruang publik akan mudah dipenuhi spekulasi. Tanpa kejelasan, kepercayaan akan semakin terkikis.
Jika kondisi ini dibiarkan, maka kebangkitan yang kita banggakan berisiko kehilangan pijakan moralnya.
Lebih jauh, kebangkitan nasional di era sekarang tidak cukup hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi atau kemajuan teknologi.
Ia juga harus diukur dari sejauh mana kita mampu menjaga nilai-nilai dasar yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa, salah satunya adalah integritas.
Pada akhirnya, kebangkitan nasional bukan hanya tentang bergerak maju, tetapi tentang memastikan bahwa langkah yang diambil berada di jalur yang benar.
Pendidikan memiliki peran sentral dalam memastikan arah tersebut tetap terjaga.
Bangsa yang bangkit bukan hanya bangsa yang cerdas, tetapi bangsa yang mampu menjaga kehormatan ilmunya.
Tanpa itu, kebangkitan hanya akan menjadi slogan, bukan kenyataan.
Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com
Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/FOTO-BAPAK-Ir-Ibnu-Prakoso-MSos.jpg)