Tribunners / Citizen Journalism
Hari Lahir Pancasila
Pancasila dan Tanggung Jawab Moral Indonesia Bagi Perdamaian Dunia
Peringatan Hari Lahir Pancasila tidak cukup dipahami sebagai agenda seremonial tahunan, tapi menjadi momentum refleksi kebangsaan.
Dalam konteks global, Indonesia memiliki posisi strategis sebagai kekuatan moral dunia atau moral middle power yang dapat menghadirkan diplomasi perdamaian berbasis nilai-nilai Pancasila.
Tradisi musyawarah, penghormatan terhadap keberagaman, dan semangat kemanusiaan universal merupakan modal penting Indonesia untuk terus berkontribusi dalam penyelesaian konflik, pembangunan dialog antarbangsa, dan penguatan solidaritas kemanusiaan internasional.
Peran Perguruan Tinggi
Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan nilai-nilai Pancasila di ruang publik.
Kampus memiliki tanggung jawab moral dan intelektual untuk menanamkan budaya dialog, toleransi, penghormatan terhadap keberagaman, serta penguatan etika kebangsaan kepada generasi muda.
Integrasi antara keilmuan, agama, kemanusiaan, dan kebangsaan perlu terus diperkuat agar pendidikan tinggi tidak hanya melahirkan sumber daya manusia yang unggul secara akademik, tetapi juga matang secara moral dan sosial.
Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 yang menampilkan semangat gotong royong, keterlibatan masyarakat luas, dan penghormatan terhadap kebinekaan bangsa patut diapresiasi.
Nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, permusyawaratan, dan keadilan sosial perlu terus dihadirkan dalam kebijakan publik, pendidikan, kehidupan sosial, serta tata kelola pemerintahan agar Pancasila benar-benar menjadi ideologi yang hidup dalam keseharian masyarakat Indonesia.
Pancasila adalah titik temu kebangsaan yang mempersatukan Indonesia sekaligus pesan moral yang dapat ditawarkan kepada dunia.
Dalam situasi global yang penuh ketidakpastian, Indonesia memiliki tanggung jawab sejarah untuk terus menghadirkan nilai perdamaian, persaudaraan, dan keadilan melalui pengamalan Pancasila.
Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com
Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Guru-Besar-UIN-Syarif-Hidayatullah-Jakarta-Ahmad-Tholabi-Kharlie-45.jpg)