Tribunners / Citizen Journalism
Pelajaran dari SMA PL Van Lith Muntilan, Mengenal Profesi Sebelum Menentukan Masa Depan
Melalui OPP, siswa jauh memahami dan mengetahui sistematis kerja seperti yang diharapkan dicita-citakan, seperti jadi jurnalis, jaksa, diplomat
Berbeda dengan Praktik Kerja Lapangan (PKL) atau magang yang berfokus pada pengalaman kerja dan penguasaan keterampilan teknis di lapangan, Orientasi Panggilan Profesi (OPP) lebih menitikberatkan pada proses memahami sebuah profesi secara menyeluruh.
Melalui OPP, siswa diajak melihat realitas dunia kerja, memahami tantangan yang dihadapi para profesional, serta melatih cara berpikir dan bersikap dalam menghadapi persoalan nyata.
OPP membantu siswa mengenal dunia kerja secara lebih dekat melalui keterlibatan langsung dan observasi terhadap aktivitas para profesional. Dengan cara ini, siswa memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai profesi yang diminati sebelum menentukan pilihan pendidikan maupun karier di masa depan.
Selain itu, OPP juga melatih kemampuan berpikir kritis dalam menganalisis berbagai persoalan yang ditemui di lapangan. Kegiatan ini sekaligus menumbuhkan kepekaan sosial terhadap kondisi dan kebutuhan masyarakat di sekitar mereka.
Interaksi dengan para profesional turut memberikan manfaat yang tidak kalah penting. Siswa dapat belajar mengenai komunikasi, kerja sama, tanggung jawab, serta etos kerja yang diperlukan dalam dunia profesional. Keterampilan tersebut menjadi bekal berharga untuk menghadapi tantangan di masa depan.
Baca juga: Tantangan Pers di Era Banjir Informasi Media Sosial, Wartawan Harus Konsisten di Garis Jurnalismenya
Melalui pengalaman tersebut, siswa memiliki kesempatan untuk melakukan refleksi diri, mengenali minat dan bakat yang dimiliki, serta memahami nilai-nilai yang ingin mereka perjuangkan dalam kehidupan dan kariernya kelak.
Karena itu, sekolah memiliki peran penting dalam membantu siswa mengenal dunia profesi secara lebih nyata.
Program orientasi profesi seperti yang diterapkan SMA Pangudi Luhur Van Lith melalui kunjungan industri, pendampingan oleh praktisi, hingga observasi langsung di lingkungan kerja menjadi jembatan yang menghubungkan dunia pendidikan dengan dunia profesional.
Pada akhirnya, memilih jurusan kuliah bukan sekadar menentukan tempat belajar setelah lulus SMA namun keputusan tersebut merupakan bagian dari proses merancang masa depan.
Semakin baik seorang siswa mengenal profesi yang ingin ditekuninya, semakin besar pula peluangnya untuk memilih jurusan yang tepat, menjalani pendidikan dengan penuh motivasi dan membangun karier yang sesuai dengan potensi serta cita-citanya.
Sumber: Tribunnews.com
Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com
Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/brigitatitik11111.jpg)