Waktunya Muda Mudi Dapat Wawasan
Selain Yogurt dan Kimchi, Probiotik Lokal Indonesia Ini Juga Punya Segudang Manfaat
Indonesia memiliki beragam kuliner tradisional yang mengandung probiotik alami.

Tak hanya dikonsumsi langsung, daging durian juga dapat diolah menjadi makanan fermentasi yang kaya probiotik. Olahan ini dikenal dengan nama tempoyak, dan banyak ditemukan di wilayah Sumatera, Kalimantan, serta daerah penghasil durian lainnya.
Tempoyak biasanya diolah menjadi bumbu masakan atau sambal. Fermentasinya menghasilkan asam laktat yang bersifat probiotik dan bermanfaat untuk kesehatan usus.
5. Cincalok

Cincalok merupakan makanan khas Kalimantan Barat yang juga dikenal luas di wilayah Kepulauan Riau. Terbuat dari udang kecil atau udang rebon yang difermentasi, cincalok memiliki cita rasa khas yang kuat yakni asam dan gurih serta kerap dijadikan pelengkap hidangan, terutama sebagai bahan dasar sambal.
Meskipun aromanya terbilang tajam, proses fermentasi alami pada cincalok menghasilkan bakteri asam laktat yang bermanfaat bagi kesehatan saluran pencernaan.
Mengonsumsi makanan lokal yang mengandung probiotik alami tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan, tetapi juga menjadi bentuk pelestarian terhadap budaya kuliner bangsa.
Di momen bulan kemerdekaan ini, mari kita beri apresiasi lebih terhadap warisan kuliner yang telah diwariskan secara turun-temurun, sekaligus mendukung keberlanjutan tradisi dan kekayaan pangan Indonesia.
Baca juga: Cegah Sembelit dengan Terapkan 5 Tips Berikut, Termasuk Perbanyak Serat hingga Probiotik
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilust-tape-58.jpg)