Kamis, 14 Mei 2026

Jelang Ramadan Disperindag Bone Pantau Harga

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bone mulai mengintensifkan survei dan pengawasan fluktuasi harga bahan pokok

Tayang:
Editor: Dewi Agustina

Laporan Wartawan Tribun Timur, Mahyuddin

TRIBUNNEWS.COM, WATAMPONE - Menjelang pelaksanaan bulan suci Ramadan pertengahan bulan depan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bone mulai mengintensifkan survei dan pengawasan fluktuasi harga bahan pokok di pasaran Kabupaten Bone.

"Kami sudah mulai melakukan pengawasan terhadap disvaritas harga kebutuhan pokok di pasaran, karena kecenderungan pada bulan puasa sejumlah bahan pokok di pasaran akan melonjak tinggi," jelas Kepala Bidang Usaha dan Perdagangan Disperindag Kabupaten Bone, Muhammad Alwi, Jumat (15/6/2012).

Ia juga menjelaskan, penyebab adanya kecenderungan kenaikan harga bahan pokok menjelang Ramadan. Pasalnya, kebutuhan masyarakat meningkat sementara stok bahan berkurang. Adapun penyebab sehingga bahan berkurang dibanding dengan stok, karena biasanya menjelang bulan suci, bahan baku seperti cabai, dan beras dibawa pedagang keluar daerah.

"Jadi ini bukan persoalan harga pasar, yang berlaku mekanisme pasar, manakala permintaan pasar tinggi dibanding dengan stok bahan, maka secara otomatis ada lonjakan harga," ujar Alwi.

Untuk menanggulangi hal itu, pihaknya telah menerjunkan tim untuk melakukan pengawasan jumlah ketersediaan bahan dan disvaritas harga. Apalagi, di pasaran Kabupaten Bone harga beras sudah mengalami kenaikan. Biasanya jenis santana Rp 6.500 perkilo, sekarang mengalami kenaikan menjadi Rp 6.800 perkilo.

Berita Lainnya:

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved