Sabtu, 11 April 2026

Hari Tanoe Beli Bakrie Toll Beserta Pegawainya

PT Bakrie Toll Road (BTR) dan proyek Lido Lake Resort milik Aburizal Bakrie dibeli seluruhnya oleh grup MNC milik Hari Tanoesoedibjo.

Penulis: Arif Wicaksono
Editor: Sugiyarto

Laporan Wartawan Tribun Jakarta Arif Wicaksono 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) telah memastikan penjualan saham (divestasi) anak usahanya yakni PT Bakrie Toll Road (BTR) dan proyek Lido Lake Resort. Dua aset tersebut sekaligus diserap seluruhnya oleh grup MNC milik Hari Tanoesoedibjo (HT). 

Presiden Direktur ELTY, Ambono Janurianto di Jakarta, (11/12/2012) mengungkapkan, kesepakatan atas dua aset milik perseroan sudah dilakukan beberapa minggu lalu."Sudah dibicarakan dan semuanya masih menunggu penyelesaian. Diharapkan bisa selesai di tahun ini juga," kata Ambono.  

Ia memastikan dengan disvestasi ini HT juga akan membawa manajemen, aset serta hutang-hutang yang dibawa Bakrie Tol Road yang diperkirakan menelan dana sebesar Rp 2 trilliun.

"Jadi ia akan membawa manajeman serta semuanya akan dialihkan kepada HT sehingga semuanya akan tuntas, jadi tidak ada sisanya,"katanya. 

Alasan kerugian dikatakanya juga akan membuat Bakrie tol Road untuk segera dilego. Ia bercerita setiap bulan dana yang dibutuhkan untuk membayar biaya perawatan Bakrie Toll Road sebesar Rp 150 miliar. Sedangkan kontribusi Bakrie Tol Road  hanya sebesar 5 persen dari pendapatan Bakrieland yang sebesar  Rp 2 trilliun."Artinya dalam sebulan hanya berkontribusi sebesar Rp 100 miliar," katanya.   

Sementara, dirinya belum bisa menyebut hasil transaksi divestasi Lido Resort. Ditanya soal divestasi dua aset tersebut, Ambono menegaskan, hal itu semata-mata untuk mengurangi beban utang perseroan. 

"Sehingga di tahun depan, beban utang kami terutama dari BTR bisa berkurang," tambah dia.  

Ia mengatakan pada tahun ini hingga akhir tahun depan jumlah hutang jatuh temponya sebesar Rp 340 miliar. Hutang itu terdiri dari hutang yang jatuh tempo hingga tahun ini sebesar Rp 6O miliar dan hutang yang jatuh tempo hingga Maret 2013 sebesar Rp 280 miliar. (*)

BACA JUGA:


Sumber: TribunJakarta
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved