Telkom Targetkan 100.000 UMKM Bergabung di IndiPreneur
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) menargetkan mampu menggalang sebanyak 100.000
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) menargetkan mampu menggalang sebanyak 100.000 pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dalam program Indonesia Digital Entrepreneur (IndiPreneur).
Sejak diluncurkan pada tanggal 11 Februari 2013, program ini telah berhasil menjaring 501 pelaku UMKM yang terdiri dari 485 pelaku UMKM yg membangun portal usahanya dan 16 pelaku UMKM yg langsung menggunakan aplikasi e-toko utk transaksi usahanya secara online (e-commerce).
"Jumlah tersebut dirasa cukup besar mengingat program ini baru saja 15 hari diluncurkan diluncurkan dan belum tersosialisasi secara massal, tapi sudah mendapat response yang positif dari para pelaku UMKM," kata Direktur Enterprise and Wholesale Telkom Muhammad Awaluddin dalam pesan BBM-nya kepada Tribunnews, Minggu (3/3/2013).
Bentuk IndiPreneur ini adalah pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi yang efektif dalam bentuk penyediaan koneksi internet broadband serta berbagai infrastruktur, platform dan aplikasi untuk pengelolaan bisnis online yang menggunakan teknologi cloud computing. Saat ini pelaku komunitas UMKM yang sudah bergabung seluruhnya berjumlah 14.603 UMKM melalui portal www.smartbisnis.co.id
Dalam program IndiPreneur, ujar Awaluddin, Telkom memberikan akses internet dan berbagai aplikasi bisnis online seperti web hosting, domain name dan e-commerce application secara gratis agar pelaku UMKM tidak harus terbebani biaya yang tidak relevan dengan bisnisnya namun hanya membayar ketika terjadi transaksi bisnis online dengan nilai berkisar Rp 100 - Rp 1.000 per transaksi online.
Tidak hanya itu, aplikasi yang dikembangkan untuk UMKM ini juga menggunakan konsep open platform sehingga membuka kesempatan bagi pihak-pihak lain (content developer, application developer) untuk bermitra memperkaya content dan aplikasi tersebut dengan kemampuan lain yang mungkin dikembangkan.
Diberitakan sebelumnya, Telkom telah menyiapkan biaya tak kurang dari Rp 10 Miliar yang diantaranya adalah untuk pengembangan berbagai aplikasi bisnis serta layanan menyeluruh mencakup penyediaan DNA-P (Device, Network, Application dan Platform). "Melihat animo yang luar biasa dari masyarakat untuk bergabung dalam program IndiPreneur, Telkom merencanakan untuk membangun IndiPreneur Mobile Kiosk sehingga lebih cepat untuk menjangkau kebutuhan pelaku UMKM sampai ke pelosok pelosok" ujar Awaluddin menambahkan.
Program INDIPreneur merupakan bagian dari Mega Proyek “Indonesia Digital Network” (IDN) Telkom yang menargetkan 5 juta pelanggan broadband dan penyediaan 1 juta wifi pada tahun 2013. Selanjutnya program tersebut diimplementasikan untuk mewujudkan Indonesia Digital Society (InDiSo) yang diharapkan akan meningkatkan daya saing masyarakat Indonesia di bidang teknologi informasi dan komunikasi.
Baca juga: