Ada Benjolan di Payudara Tak Selalu Indikasi Gejala Kanker

Payudara terdiri dari lemak, saraf, pembuluh darah, jaringan kelenjar, dan ikat fibrosa, serta lobulus dan saluran air susu.

Ada Benjolan di Payudara Tak Selalu Indikasi Gejala Kanker
IST
Benjolan atau semacam daging tumbuh yang terasa di area payudara memiliki kemungkinan kecil tergolong kanker payudara, terutama pada perempuan yang berusia di bawah 40 tahun. 

Baca: Sempat Dikabarkan Meninggal, Edison Wardhana Ternyata Masih Dirawat Intensif di ICCU

Baca: Ketua GPNF Bachtiar Nasir: Reuni 212 Akan Diadakan Setiap Tahun

Benjolan ini terdiri dari saluran dan jaringan air susu yang semakin besar, sehingga akhirnya membentuk kista.

Fibrokistik juga bisa mengubah penampilan terutama pada ukuran payudara, menimbulkan nyeri ketika disentuk, keluarnya cairan dari putting, serta jaringan payudara yang semakin tebal.

Fibroadenoma

Benjolan dalam payudara ini juga sering disebut sebagai tumor jinak dan banyak diderita perempuan usia 20-an hingga 30-an.

Keluhan yang biasa dirasakan adalah benjolan dalam payudara yang terasa padat namun kenyal.

Kondisi ini disebabkan oleh terlalu banyaknya kelenjar susu, dan risiko perempuan mengalami hal ini lebih tinggi pada pengguna alat kontrasepsi pil.

Filodes

Benjolan jenis ini biasanya dapat teraba ketika pemeriksaan. Filodes juga tampak membesar dengan cepat, sekitar 2 hingga 3 cm dalam waktu beberapa minggu atau bulan.

Meskipun tampak membesar dengan cepat, namun benjolan ini tidak tergolong tumor ganas.

Filodes tergolong tumor jinak dan tidak terasa sakit. Namun apabila dibiarkan, maka benjolannya akan semakin terlihat.

Nah, meskipun ketiga jenis benjolan payudara di atas tergolong jinak dan tak berbahaya, namun kita harus tetap konsultasi pada dokter, ya.

Reporter : Dionysia Mayang 

Editor: Choirul Arifin
Sumber: Tabloidnova.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help