Apa yang Bisa Anda Lakukan Saat Banjir Melanda, dan Setelahnya

Tak seorag pun bermimpi untuk menjadi korban banjir. Namun ketika hal itu terjadi, anda tidak boleh pasar. Berikut yang harus dilakukan.

Apa yang Bisa Anda Lakukan Saat Banjir Melanda, dan Setelahnya
Warta Kota/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Warga melintasi banjir yang merendam RT 8 RW 1, Kebon Pala, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (5/2/2018). Banjir akibat meluapnya sungai Ciliwung yang diperparah dengan kiriman debit air yang besar dari Bogor, membuat sejumlah warga harus mengamankan harta bendanya dari hantaman banjir. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nurmulia Rekso Purnomo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA --- Hujan deras yang mengguyur wilayah Jabodetabek, menyebabkan bencana banjir di Jakarta dan sekitarnya. Untungnya saat ini intensitas hujan di wilayah terebut mulai turun, yang menyebabkan banjir mulai surut.

Kedepannya, jika bencana serupa terjadi, dan ternyata anda salah satu korbannya, ada baiknya ada mengetahui apa yang harus dilakukan. Humas Unit Transfusi Darah Pusat Palang Merah Indonesia (PMI), dr.Putri Srihartaty, berbagi pengetahuan tentang apa yang harus dilakukan, yakni:

A. Jika pemukiman anda mulai terendam banjir, dan muka air terus naik secara perlahan, ini yang perlu anda lakukan:
Jika banjir terjadi perlahan, Anda dapat melakukan tindakan-tindakan sebagai berikut:

1. Pindahkan barang-barang atau perabotan rumah ke tempat yang lebih tinggi dan tidak terjangkau oleh genangan air.
2. Segera padamkan listrik dan gas di rumah.
3. Pantaulah informasi penting yang disampaikan melalui radio, televisi, atau apapun yang ada di sekitar Anda.
4. Bersiaplah untuk kemungkinan mengungsi.
5. Perhatikan kondisi air, apakah terus meningkat atau tidak.
6. Jika hujan tidak berhenti dan air kelihatan tidak surut atau bahkan meningkat, segeralah mengungsi ke tempat yang aman atau ke tempat yang telah ditentukan oleh pemerintah setempat.
7. Jika ada imbauan mengungsi, segera lakukan dengan tetap tenang dan tertib.
8. Jika terjebak dalam rumah, cobalah untuk tenang. Berusahalah untuk mencari pertolongan dengan menghubungi kerabat, PMI, kantor pemerintah, atau polisi.
9. Tetaplah menjaga perilaku hidup bersih dan sehat.
10. Usahakan untuk tidak tidur di tempat terbuka.

B. Yang perlu dilakukan setelah banjir surut, ini yang harus dilakukan:
1. Jika mengungsi, kembalilah ke rumah jika keadaan sudah benar-benar aman.
2. Jangan langsung masuk ke dalam rumah, lihatlah situasi dengan saksama.
3. Periksalah lingkungan sekitar rumah kalau-kalau ada bahaya yang tersembunyi, seperti bagian rumah yang roboh, kabel beraliran listrik, bocoran gas, atau binatang berbahaya.
4. Gunakan selalu alas kaki.
5. Mulailah membersihkan rumah dan lingkungan sekitar Anda.
6. Cucilah perlengkapan makan dan barang lainnya dengan sabun anti kuman.
7. Perhatikan kebersihan dan kesehatan diri serta lingkungan agar terhindar dari berbagai penyakit.

Ia mengingatkan, bahwa setelah banjir surut, sampah yang hanyut, kotoran lumpur, dan genangan air masih ada di sekitar rumah. Berbagai penyakit bisa berjangkit, terutama disebabkan oleh air yang kotor, cara hidup tidak sehat, dan binatang seperti lalat, nyamuk, dan tikus. Jenis penyakit yang sering berjangkit antara lain: batuk dan pilek, Infeksi Saluran Pernapasan (ISPA), flu, penyakit kulit, diare dan muntaber, demam berdarah, dan leptospirosis.

Penulis: Nurmulia Rekso Purnomo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved