Pemilihan Wagub DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno Tinggal Dua Tahap Lagi

Selanjutnya para anggota dewan membetuk Panitia Khusus (Pansus) untuk mengawal Pemilihan Wagub pada Paripurna nanti

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Proses Pemilihan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno sudah memasuki babak Baru.

Usai DPRD menerima surat rekomendasi yang berisi dua nama yakni Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Baca: FBR Menolak Keras Wagub DKI dari PKS

Selanjutnya para anggota dewan membetuk Panitia Khusus (Pansus) untuk mengawal Pemilihan Wagub pada Paripurna nanti.

Rapat pembentukan pansus pun telah digelar kemarin, Rabu (13/3/2019) petang.

Di sana sempat terjadi perdebatan antara sejumlah anggota dewan yang memilih antara pembuatan pansus atau langsung menyusun tata tertib (tatib) dan mekanisme pemilihan.

"Saya kira publik ini sudah bertanya-tanya, sudah enam bulan, kelamaan nih."

"Nah, kita berharap supaya yang simpel saja, mudah-mudahan pemilihan bisa segera berjalan," ujar Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, William Yani, saat dihubungi.

Sementara itu Pelaksana Tugas (Plt) Ditjen Otda Kemendagri, Budi Sudarmadi mengatakan, dengan adanya pembentukan pansus maka pemilihan Wagub bisa berlangsung lebih cepat.

Ia pun optimis rapat Paripurna pemilihan pendamping Anies Baswedan itu bisa digelar sebelum Pilpres 2019 mendatang.

"Semua sudah sepakat untuk cepatkan dan kelihatannya saya optimis ini akan cepat," kata Budi.

Halaman
12
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved