Kenapa Sari Roti Malah Melejit Setelah Diboikot? Netizen Beberkan 'Rahasia' Ini

Aksi boikot itu menjadi perhatian nasional, memunculkan berbagai spekulasi masyarakat saat itu mengenai nasib pedagang keliling.

Kenapa Sari Roti Malah Melejit Setelah Diboikot? Netizen Beberkan 'Rahasia' Ini
Twitter
Sari Roti 

TRIBUNNEWS.COM - Produk Sari Roti sempat mengalami boikot besar-besaran menyusul pernyataan resmi yang dikeluarkan PT Nippon Indosari Corpindo Tbk tentang posisinya dalam Aksi Damai 212.

Aksi boikot itu menjadi perhatian nasional, memunculkan berbagai spekulasi masyarakat saat itu mengenai nasib pedagang keliling yang menjajakan produk tersebut.

PEDAGANG keliling Sari Roti
PEDAGANG keliling Sari Roti (Facebook)

Namun laporan penjualan pihak PT Nippon Indosari Corpindo Tbk menunjukkan bahwa penjualan produk Sari Roti justru meningkat.

Di tengah kondisi ekonomi dan daya beli melemah, Sari Roti meraih kinerja positif pada tahun lalu.

Tahun 2016, emiten berkode ROTI ini mencatatkan penjualan Rp 2,52 triliun, meningkat 16 persen jika dibanding dengan penjualan 2015.

Adapun laba bersihnya naik tipis 3,48 persen year-on-year (yoy) menjadi Rp 279,9 miliar.

Pertumbuhan pendapatan Sari Roti yang tumbuh 16 persen itu melampaui pertumbuh industri roti nasional yang sebesar 8,5 persen.

Berita terkait 'melejitnya' Sari Roti usai diboikot ini langsung menjadi perhatian netizen.

Beberapa mereka membeberkan 'rahasia' di balik aksi boikot tersebut, berikut beberapa komentar netizen:

@BobyThg semenjak di boikot malah saya jadi sering beli.... kasian karyawannya kalo sampe tutup.... eh malah ternyata laris .....

Halaman
1234
Penulis: Wahid Nurdin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved