Pilpres 2019

Jokowi Beberkan Prestasi Pemerintah yang Menguntungkan Nelayan

Capres nomor urut 01 Joko Widodo mengklaim telah mengusir ribuan kapal pencuri ikan di perairan laut Indonesia, selama masa pemerintahannya.

Jokowi Beberkan Prestasi Pemerintah yang Menguntungkan Nelayan
Tribun Video/Ryan
Live streaming debat kedua Pilpres 2019 yang diadakan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Minggu (17/2/2019) mendatang. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Capres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi mengklaim telah mengusir ribuan kapal pencuri ikan di perairan laut Indonesia, selama masa pemerintahannya.

Melalui dari siaran INews TV, Minggu (17/2/2019), Jokowi juga menyebut penenggelaman kapal asing juga dilakukan.

"Dalam 4 tahun ini kita telah mengejar 7 ribu kapal-kapal asing, illegal fishing yang melakukan illegal fishing, yang melakukan pencarian ikan di perairan kita. Ada 488 kapal yang sudah kita bakar dan kita tenggelamkan," ucap Jokowi.

"Sekarang ini kapal-kapal yang banyaknya 7 ribu itu dapat dikatakan sudah tidak ada," tambahnya.

Jokowi juga menyebut, apa yang dilakukan pemerintah telah menguntungkan para nelayan.

Baca: Dalam Debat, Prabowo Tanya Janji Jokowi tidak Impor Pangan

"Kapal nelayan dengan ukuran di bawah 10 GT untuk bisa melakukan penangkapan ikan tanpa perlu izin. Diatas 10 GT harus ada izin. Ini jelas agar nelayan di bawah 10 GT bisa ambil ikan," ungkap Jokowi.

Ia pun mendorong para nelayan untuk memanfaatkan kekayaan maritim.

Selain itu, Jokowi juga menyoroti tambang yang berada di laut lepas.

"Sekarang ini juga banyak sekali ladang minyak yang belum tereksplorasi dengan baik," tambahnya.

Seperti diketahui, dalam debat kedua ini, tema yang akan dibahas adalah energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam, dan lingkungan hidup.

Berbeda dengan debat pertama, debat kedua Pilpres 2019 hanya akan mempertemukan calon presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto.(*)

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved