Timor Leste Didik Enam Calon Pramugari di Sriwijaya Air
Salah satu programnya adalah mendidik tenaga muda untuk menjadi calon penerbang dan pramugari
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Pengembangan sumber daya manusia di Timor Leste sedanggencar dilaksanakan, termasuk dalam program pendidikan danlatihan untuk tenaga-tenaga muda menjadi professional dibidang penerbangan.
Salah satu programnya adalah mendidik tenaga muda untuk menjadi calon penerbang dan pramugari. Jumat sore (17/10/2014) secara resmi Timor Leste mempercayakan kepada Sriwijaya Air untuk mendidik putraputrinya menjadi calon pramugari dengan ditandai melaluipenandatanganan kerjasama antara Sriwijaya Air dengan TimorLeste.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Timor Leste yangdiwakili oleh Direktur Jenderal Department Pelatihan dan Ketrampilan, Jacinto Barros Gusmao mengatakan mengatakan bahwa kerjasama ini menjadi momentum yang sangat berarti bagi Timor Leste.
“Kerjasama ini masuk dalam catatan sejarahTimor Leste karena yang pertama kali, kami mengirimkantenaga terampil untuk dididik di Sriwijaya Air” ujarnya.“Kerjasama dengan Sriwijaya Air ini dapat meningkatkanhubungan yang lebih baik dengan Indonesia” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Keuangan Sriwijaya Air, Gabriella mengungkapkan bahwa kerjasama ini menjadi tahapan lanjutansetelah Sriwijaya Air melayani penerbangan ke Timor Leste, “Kami sangat bangga atas kerja sama ini, semoga kedepannyadapat meningkatkan kerjasama yang lebih luas di bidang-bidanglainnya, “ungkap Gabriella.
Adapun jumlah siswa calon pramugari yang sedang mendapatkan pendidikan dan pelatihan ini berjumlah enam siswa. Mereka dididik selama enam bulan, selanjutnya akanmendapatkan kesempatan bekerja sebagai pramugari di Sriwijaya Air, dan akan diprioritaskan bertugas pada rutepenerbangan dari Timor Leste ke Denpasar dan sebaliknya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/20140310_171235_sriwijaya-air_take_off.jpg)