Rabu, 8 April 2026

Demo di Jakarta

Direktur BEI: Aksi 212 Tak Ganggu Pasar Modal

Aksi 212 terkait dugaan penistaan dugaan agama di Jakarta, diyakini direksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tidak mengganggu pasar modal

Editor: Sanusi
Tribunnews.com/Theresia Felisiani
Sepanjang jalan menuju ke silang Monas mulai dari Jl Pemuda, Jl Pramuka, Jl Salemba, Jl Kwitang hingga ke Tugu Tani seluruhnya dipadati massa aksi, Jumat (2/12/2016). THERESIA FELISIANI 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aksi 212 terkait dugaan penistaan dugaan agama di Jakarta, diyakini direksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tidak mengganggu pasar modal dalam negeri.

Direktur Pengawasan dan Transaksi BEI, Hamdi Hassyarbaini mengatakan, aksi demo di Indonesia merupakan hal yang biasa dan tidak mempengaruhi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

"Mereka (investor) liat demo damai, mereka enggak khawatir dengan kondisi itu," tutur Hamdi di gedung BEI, Jakarta, Jumat (2/12/2016).

Menurut Hamdi, ‎jika terjadi keluarnya dana asing di pasar modal, bukan disebabkan adanya aksi demonstrasi di Indonesia tetapi investor memilih tempat yang lebih menguntungkan dan kondisi ini merupakan tindakan wajar.

"Demo hanya sesaat, sepanjang kita bagus ya pasti mereka akan balik ke sini (Indonesia). Apalagi bursa Indonesia masih lebih baik dari yang lain, kita masih ranking kedua setelah Thailand," ucap Hamdi.

Tercatat, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka naik 9,16 poin atau 0,18 persen ke level 5.207,91.

Sementara, indeks LQ45 menguat 2,30 poin atau 0,27 persen ke posisi 872,001.

Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved