Bos Lion Air Angkat Suara Soal Rencana Lepas Saham ke Publik

Edward menyebut IPO memang menjadi salah satu alternatif pendanaan dan jika sudah tiba waktunya maka pihak Lion Air siap memberikan komentar

Bos Lion Air Angkat Suara Soal Rencana Lepas Saham ke Publik
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Presiden Direktur Kion Air Group Edward Sirait (kanan) didampingi Corporate Lawyer Lion Group Harris Artur Hedar (kiri) menjawab pertanyaan wartawan saat konferensi pers terkait kecelakaan Pesawat Batik Air nomor penerbangan ID 7703 di Kantor Lion Air, Jakarta, Selasa (5/4/2016). Dalam keterangannya, pesawat Batik Air yang telah diijinkan lepas landas tidak dapat menghindari senggolan dengan pesawat Transnusa yang mengakibatkan kerusakan pada sayap sebelah kiri dan seluruh penumpang tidak ada yang terluka. TEIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM - Pada Maret lalu beredar kabar seputar rencana PT Lion Mentari Airlines (Lion Air) dalam memulai persiapan penawaran saham perdana alias initial public offering (IPO).

Direktur Utama Lion Air Group Edward Sirait yang ditemui di fasilitas Batam Aero Technic di Kota Batam memberikan tanggapannya seputar kabar IPO tersebut.

"Sesuai ketentuan, saya belum bisa memberikan banyak komentar seputar kabar itu," jelas Edward, Kamis (27/6).

Namun Edward menyebut IPO memang menjadi salah satu alternatif pendanaan dan jika sudah tiba waktunya maka pihak Lion Air siap memberikan komentar lebih lanjut.

Edward tidak menampik keinginannya untuk melakukan IPO pada sejumlah anak usaha Lion Air. "Tentunya akan dilakukan bertahap, dengan mempertimbangkan beberapa hal," jelas Edward.

Adapun sejumlah hal yang menurut Edward menjadi pertimbangan seandainya sejumlah anak usaha Lion Air melakukan IPO yakni persiapan matang yang perlu dipersiapkan dan memperoleh harga yang jual yang diharapkan.

Baca: Dilarang Terbang, Lion Air Bayar Parkir Boeing 737 MAX sampai Rp 6 Miliar

Ia menambahkan, IPO memiliki sejumlah dampak positif bagi perseroan. "Selain transparansi, menjadi salah satu sumber dana serta menumbuhkan kepercayaan diri bagi pengelola," sebut Edward.

Dia menyebut hal ini juga akan mendorong terjalinnya relasi yang lebih terbuka dengan pihak-pihak luar. Bahkan ia bilang sejauh ini para pemegang saham terbuka untuk opsi tersebut. "Tinggal masalah waktu saja," ujar Edward.

Sekedar informasi, Nilai IPO perusahaan penerbangan ini bisa mencapai sekitar US$ 1 miliar atau setara dengan sekitar Rp 14,2 triliun.

Berita ini sudah tayang di kontan berjudul Dirut Lion Air: Nanti kami jelaskan soal rencana IPO

Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved