Saat Petani Bandung Memanen Tembakau Kualitas Terbaik

Perkebunan tembakau tersebar di beberapa daerah mulai dari Kecamatan Arjasari, Pacet, Paseh, Cicalengka hingga Nagreg.

Saat Petani Bandung Memanen Tembakau Kualitas Terbaik
Tribun Jabar/Mega Nugraha
Petani sedang memanen tembakau di perkebunan tembakau di Desa Citaman Kecamatan Nagreg Kabupaten Bandung 

"Anggaran untuk petani tembakau dari APBD murni kecil, lebih besar dari DBHCT," ujar Nurhasanah. Dana itu digunakan untuk pemberdayaan petani tembakau, penyediaan pupuk hingga lumbung pangan para petani tembakau," ujar Nurhasanah.

Ia menambahkan, setiap tahun, kelompok tani tembakau mengusulkan kegiatan pada Pemkab Bandung. Usulan itu mulai dari penyediaan pupuk, sarana pengairan hingga penelitian varietas unggul.

Sebagian warga Desa Citaman Kecamatan Nagreg Kabupaten Bandung menggantungkan pencahariannya pada tembakau.

Kebun tembakau, terhampar di bawah pegunungan yang mengelilingi daerah yang dikenal kaldera gunung api purba itu. Salah satunya di Kampung Pamujaan, Desa Citaman Kecamatan Nagreg.

"Saya sudah 20 tahun bertani tembakau di desa ini," ujar Dayat (60), petani penggarap lahan kebun tembakau di kampung itu.

Sejak Maret, ia bersama petani lainnya sudah menanam tembakau. Saat ini, tembakaunya sudah sebagian dipanen.

"Yang dipanen itu yang di dahan paling bawah, yang harganya murah. Paling Rp 20 ribu per kilogram," ujar Dayat. Lan‎tas, ia menerangkan ihwal bagaimana tembakau jadi barang mewah di dunia.

Kata Dayat, tembakau memiliki kelasnya masing-masing. Itu berdasarkan posisi daun tembakau di dahan. Semakin bawah daun, semakin kelas bawah. Semakin atas daun tembakau, semakin tinggi harganya.

"Kalau daunnya di bagian atas dahan, setelah diolah harganya bisa Rp 80 ribu hingga Rp 100 ribu per kg," ujarnya.

Ia kemudian menceritakan tahapan mengolah daun tembakau. Setelah dipetik, daun itu kemudian di rendam hingga daun berwarna kemerahan. Lalu, daun iris tipis. Umumnya, proses mengiris ini masih manual.

Halaman
1234
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved