Resmi Diterbitkan Jokowi, Berikut Isi dan Insentif Pepres Mobil Listrik

Beleid teranyar itu menyebutkan kendaraan bermotor listrik (KBL) berbasis baterai KBL baterai dikategorikan menjadi dua jenis

Resmi Diterbitkan Jokowi, Berikut Isi dan Insentif Pepres Mobil Listrik
TRIBUNNEWS/CHOIRUL ARIFIN
Lubang pengisian daya baterai di mobil listrik Renault Twizy 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ria Anatasia

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah resmi menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle/BEV) untuk Transportasi Jalan. Aturan ini diundangkan pada 12 Agustus 2019.

Dalam salinan yang diterima Tribunnews.com, Kamis (15/8/2019), beleid teranyar itu menyebutkan kendaraan bermotor listrik (KBL( berbasis baterai KBL baterai dikategorikan menjadi dua jenis, yaitu KBL roda dua dan roda tiga serta KBL roda empat atau lebih.

Percepatan KBL berbasis baterai diselenggarakan melalui percepatan pengembangan industri KBL berbasis baterai dalam negeri, pemberian insentif, penyediaan infrastruktur pengisian listrik dan pengaturan tarif tenaga listrik unuk KBL berbasis baterai, pemenuhan ketentuan teknis KBL berbasis baterai, dan pelindungan terhadap lingkungan hidup.

Dalam rangka percepatan KBL berbasis baterai dalam negeri, industri kendaraan berotor dan industri komponen kendaraan bermotor yang telah memiliki izin usaha industri dapat mengikuti program percepatan KBL berbasis baterai.

Perusahan industri KBL berbasis baterai wajib membangun fasilitas manufaktur KBL berbasis baterai di dalam negeri.

Perusahaan industri, perguruan tinggi, dan lembaga penelitian juga dapat melakukan pengembangan teknologi KBL berbasis baterai.

Kemudian dalam Bab III pasal 17-21 disebutkan tentang kebijakan pemberian insentif untuk mendukung percepatan program kendaraan listrik, terdiri dari insentif fiskal maupun non fiskal. 

Dalam Pasal 17 ayat (3) diterangkan insentif tersebut diberikan kepada perusahaan industri, perguruan tinggi atau lembaga penelitian dan pengembangan yang melakukan kegiatan penelitian, pengembangan, dan inovasi teknologi serta vokasi industri KBL Berbasis Baterai.

Selain itu kepada perusahaan industri yang mengutamakan penggunaan prototipe dan komponen yang bersumber dari perusahaan industri atau lembaga penelitian dan pengembangan yang melakukan kegiatan penelitian, pengembangan, dan inovasi teknologi serta vokasi industri KBL Berbasis Baterai dalam negeri.

Halaman
12
Penulis: Ria anatasia
Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved