Breaking News:

Demo Tolak RUU KUHP dan KPK

Rincian Infrastruktur Tol Dalam Kota yang Hancur Pasca Rusuh Aksi Demo Mahasiswa di Depan Gedung DPR

Total kerugian aset diperkirakan mencapai miliaran rupiah, belum menghitung potensi rugi akibat hilangnya pendapatan karena GT yang tidak beroperasi.

IST
Kerusakan gerbang tol akibat rusuh pasca aksi demo mahasiswa dan pelajar di sekitar gedung DPR RI, Selasa dan Rabu (24-25/9/2019) lalu. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aksi demo ribuan mahasiswa dan disusul pelajar pada Selasa dan Rabu (24-25/9/2019) lalu menyebabkan sejumlah infrastruktur jalan tol rusak parah.

Beradasar pantauan, per 25 September lalu, kerusakan terpantau di Gerbang Tol (GT) Senayan meliputi 2 unit Gardu OAB lengkap, 2 unit GTO Multi lengkap, 1 unit GTO Khusus Golongan 1 lengkap dan 1 fisik Gardu Reguler lengkap dengan kursi.

Kerusakan juga terpantau pada sarana lalu lintas, seperti rambu Paket Contra Flow, pagar pengaman, rambu petunjuk jurusan/arah, patokan kilometer, water barrier dari plastik, rabu paket GT, rambu standar.

Kerusakan juga terpantau di GT Pejompongan yang mencakup 1 unit layar TCT (Toll Collection Terminal), kemudian 1 unit terminal KSPT beserta kelengkapannya (Form, Roll Paper, KTTM),  1 unit Atap Gerbang Tol, 2 unit long booth, perangkat dapur dan alat makan dan 1 Unit AC, sarana informasi dan fiber optic.

Baca: Kasus Makin Panas, DM Dibongkar, Bebby Fey Akui Tak Punya Foto Bareng Atta Halilintar, Ini Alasannya

Total kerugian aset diperkirakan mencapai miliaran rupiah, belum menghitung potensi rugi akibat hilangnya pendapatan karena sejumlah gerbang jalan tol sempat tidak beroperasi. 

Kerusakan gerbang tol akibat rusuh
Kerusakan gerbang tol akibat rusuh pasca aksi demo mahasiswa dan pelajar di sekitar gedung DPR RI, Selasa dan Rabu (24-25/9/2019) lalu.

Terkait hal ini, Regional JabodetabekJabar Division Head Reza Febriano menyatakan, Jasa Marga Regional JabodetabekJabar telah menurunkan tambahan 85 personel untuk melakukan perbaikan dan pembersihan di lajur dan GT, dampak dari aksi demo massa tersebut.

“Saat ini, perbaikan difokuskan di gerbang tol Pejompongan yang mengalami kerusakan paling parah akibat terbakar, karena aset dan sarana transaksi rusak parah,” ujarnya.

Reza mengatakan pihaknya segera melakukan perbaikan sejumlah sarana lalu lintas yang dirusak, seperti rambu dan marka, pagar pengaman, water barrier plastik, termasuk melakukan pengecatan ulang pagar-pagar pembatas dan guardrail, serta memperbaiki beautifikasi yang dirusak massa.

Terkait kerusakan pada konstruksi jalan dan jembatan, akibat dari adanya pembakaran benda plastik di lajur, menyebabkan kerusakan perkerasan jalan, untuk menjaga kenyamanan pengguna jalan, pihaknya akan melakukan perbaikan terhadap kerusakan tersebut dengan melakukan patching di area kerusakan.

Sementara itu, akibat dari pembakaran yang dilakukan massa di bawah Jembatan Tomang dan Slipi, sebagai upaya preventif, dalam waktu dekat Regional JabodetabekJabar akan melakukan kajian terhadap struktur kekuatan jembatan.

Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved