Dari Bawang Merah hingga Daging Ayam, Ini Komoditas yang Akan 'Dipelototi' Kemendag Jelang Nataru

Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan menggelar operasi pasar di 15 provinsi mulai 16 November hingga 20 Desember 2019.

Dari Bawang Merah hingga Daging Ayam, Ini Komoditas yang Akan 'Dipelototi' Kemendag Jelang Nataru
Ria Anatasia
Mendag Agus Suparmanto di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (13/11/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan menggelar operasi pasar di 15 provinsi mulai 16 November hingga 20 Desember 2019.

Hal itu guna menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020.

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menyebutkan sejumlah komoditas pangan pokok yang akan diawasi. Di antaranya beras, gula, daging sapi, minyak goreng, ayam ras, cabai dan bawang putih.

Baca: Hendak Jual Ayam Tiren, Pria asal Malang Ditangkap

Baca: Khasiat Dahsyat Irisan Bawang Merah, Saat Musim Hujan Sangat Berguna untuk Kesehatan

"Jadi kita harus stabilkan kebutuhan bahan pokok yang biasa digunakan untuk hari besar keagamaan," kata Agus di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (13/11/2019).

Agus mengatakan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), mayoritas harga bahan pokok pangan hingga Oktober 2019 relatif stabil. Hanya saja, bawang merah naik 5,7 persen dan ayam ras naik 5,5 persen.

"Data BPS sampai minggu ke-4 Okober harga bapok relatif stabil, termasuk beras, daging sapi, minyak goreng, gula, bahkan cabe rawit, cabe merah, telor ayam turun. Bawang merah naik 5,7 persen, daging ayam ras 5,5 persen," kata dia.

Kenaikan harga bawang merah, menurutnya, diakibatkan oleh kondisi cuaca yang diisi oleh kemarau panjang.

"Jadi otomatis berpengaruh terhadap barang-barang tersebut. Maka kita waspadai, makanya gunanya untuk penetrasi pasar, kondisi iklim suasana di pasar supaya juga kita tahu pasokan cukup atau tidak," jelasnya.

Adapun operasi pasar tersebut akan digelar di 121 pasar rakyat, ritel modern dan gudang bahan pokok di 15 provinsi yang biasa merayakan Nataru.

Kelima belas provinsi itu, yakni Sumatera Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Papua, Papua Barat, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Bali.

Penulis: Ria anatasia
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved