Breaking News:

Komisi IV DPR Minta Kementerian Pertanian Segera Penuhi 12 Hal Ini

Selama rapat tersebut, Komisi IV DPR mencatat 12 hal yang perlu dilakukan Kementerian Pertanian.

Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Petani menata kubis (kol) yang baru dipanen di perladangan kawasan Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah, Sabtu (4/7/2020). Hasil panen kubis ini akan dijual ke sejumlah pasar tradisional di Semarang. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi IV DPR RI menggelar Rapat Kerja dengan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo selama lebih dari empat jam, pada Selasa (7/7/2020).

Selama rapat tersebut, Komisi IV DPR mencatat 12 hal yang perlu dilakukan Kementerian Pertanian.

Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin mengatakan, Komisi IV DPR menerima penjelasan Kementerian Pertanian tentang Rencana Program dan Anggaran TA 2021 dengan beberapa catatan penyempurnaan.

Pertama, Komisi IV DPR RI meminta Kementerian Pertanian untuk melakukan efisiensi anggaran dukungan manajemen maksimal 10 persen di luar gaji atau upah atau honorarium.

Komisi IV DPR juga meminta Kementan meninjau kembali atau menghentikan kegiatan yang gagal mencapai sasaran atau target nasional selama 5 tahun.

Komisi ini juga meminta agar Kementan menambah volume kegiatan pembangunan antara lain alat dan mesin pertanian (pra-panen dan pasca panen), pembangunan nursery perkebunan dan hortikultura buah-buahan, Unit Pengolahan Pupuk Organik (UPPO), Pekarangan Pangan Lestari (P2L), penguatan sarana karantina dan pembangunan jalan usaha tani.

Baca: Kementan Bantah Overclaim Soal Eucalyptus Kalung Antivirus Corona, Sebut Izin Edar Sebagai Jamu

Menyempurnakan proses realisasi kegiatan-kegiatan pokok, sehingga menjangkau ke seluruh wilayah yang menjadi aspirasi petani. Selanjutnya Komisi IV DPR RI akan melakukan pendalaman terhadap program dan anggaran dengan seluruh Eselon 1 sesuai dengan ketentuan perundang-undangan," tutur Sudin saat Raker, Selasa (7/7/2020).

Baca: Kementan Diminta Koordinasi dengan Kemenkes dan BPOM soal Kalung Antivirus Corona

Poin Kedua dari hasil rapat ialah Komisi IV DPR RI meminta Kementerian Pertanian untuk menghitung kembali target-target produksi yang lebih realistis, terukur dan sesuai dengan sumber daya yang dimiliki, antara lain target produksi padi, jagung dan kedelai.

Ketiga, Komisi IV DPR RI meminta Kementerian Pertanian agar target produksi tahun 2021 disesuaikan dengan program diversifikasi pangan berbasis komoditas pangan lokal, dalam rangka mendukung pengembangan produk diversifikasi pangan guna mengurangi ketergantungan terhadap pangan impor.

Halaman
12
Penulis: Lita febriani
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved