Breaking News:

Mengenal Blockchain dan Fungsinya dalam Transaksi Mata Uang Kripto

Salah satu keunggulan Blockhain adalah informasi transaksi di dalamnya tidak bisa benar-benar diubah setelah dicatat.

The Independent
Dunia dikejutkan dengan ledakan harga aset kripto Bitcoin yang menembus level US$ 19.319 pada Rabu sore 25 November 2020, atau hampir menyentuh kembali titik tertinggi yang pernah dicapainya pada 17 Desember 2017, US$ 20.089. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fandi Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tren penggunaan mata uang kripto dalam transaksi digital sedang merebak akhir-akhir ini.

Mudahnya akses informasi mengenai Bitcoin, Ethereum, Dogecoin dan mata uang kripto lainnya membuat banyak orang berbondong-bondong mencoba peruntungan ini.

Kemudahan itu bisa didapatkan mulai dari reli harga atau bahkan tempat mana saja yang mau menerima pembayaran menggunakan mata koin itu.

Meski transaksinya unik dan sederhana, ternyata ada hal penting juga yang patut diketahui sebelum memulai terjun ke dunia mata uang kripto.

Baca juga: Mata Uang Kripto Makin Ramai, Kali Ini Giliran Dogecoin yang Siap Melawan Dominasi Bitcoin

Jangan karena mengikuti tren tanpa mempunyai pengetahuan yang cukup, bisa-bisa bukan untung yang diraih malah kerugian besar yang menanti di depan mata.

Mata uang kripto sendiri sangat akrab dengan istilah Blockhain. Meski terdengar asing di telinga, tapi istilah ini harus dipahami betul sebelum Anda memulai berbisnis mata uang kripto.

Lalu, seberapa pentingnya Blockchain yang terhadap transaksi Bitcoin dan aset kripto yang lain?

Secara umum Blockhain adalah buku besar digital. Jadi Blockhain digunakan saat seseorang memasukkan transaksi, tidak akan mudah untuk menggantinya.

Salah satu keunggulan Blockhain adalah informasi transaksi di dalamnya tidak bisa benar-benar diubah setelah dicatat.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved