Breaking News:

Usai Dituding Menhub Tak Profesional, Protokol Kesehatan Layanan di KRL Langsung Ditinjau Bos KAI

Pengaturan penumpang KRL tidak dilakukan secara profesional sehingga terjadi penumpukan dan berpotensi menjadi klaster Covid-19

WARTA KOTA/Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo menyapa porter saat penyerahan sembako di Stasiun Gambir, Jakarta Pusa, Senin (3/5/21). PT KAI memberikan bantuan sembako kepada 263 porter sebagai bentuk kepedulian karena telah membantu melayani pelanggan dan penumpang. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha 

Laporan Wartawan Tribunnews, Bambang Ismoyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Utama PT KAI, Didiek Hartantyo memastikan layanan transportasi dan penerapan protokol kesehatan di stasiun maupun Kereta Rel Listrik (KRL) Jabodetabek di masa libur lebaran tahun 2021.

Kesiapan tersebut dibuktikan dirinya dengan cara turun langsung meninjau layanan dan penerapan protokol kesehatan KRL Jabodetabek di Stasiun Manggarai pada hari Minggu (16/5) ini.

Hal tersebut dilakukan Didiek setelah Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi yang menilai Kereta Commuter Indonesia (KCI) tidak profesional mengatur jumlah penumpang.

Menurut Menhub, pengaturan penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) terkait jumlah penumpang tidak dilakukan secara profesional sehingga terjadi penumpukan dan berpotensi menjadi klaster Covid-19.

Baca juga: Kemenhub Siapkan 11 Titik di Jawa Barat untuk Lakukan Tes Antigen bagi Pengendara Motor Arus Balik

Diketahui, Menhub Budi Karya sebelumnya juga melakukan tinjauan ke Stasiun Manggarai, serta memantau langsung penumpang KRL yang akan melakukan perjalanan.

Dalam pantauan tersebut, Budi Karya melihat langsung penumpang kereta commuter yang padat sehingga tidak ada protokol kesehatan seperti pengaturan jarak serta pemeriksaan antigen secara random.

"Dalam menjalankan operasional Kereta di masa pandemi ini, KAI dan KAI Commuter mematuhi aturan Pemerintah yang dikeluarkan oleh Satgas Penanganan Covid-19 maupun dari regulator dalam hal ini Kementerian Perhubungan," jelas Didiek Hartantyo, Minggu (16/5/2021).

"PT KAI terbuka dan menerima baik atas evaluasi yang dilakukan oleh Menteri Perhubungan sebagai upaya perbaikan dan penyempurnaan layanan di lapangan," sambungnya.

Baca juga: Seorang Ibu Tewas Tertabrak Kereta Api, Keluarga Sebut Korban Sudah 2 Kali Coba Bunuh Diri

Didiek kembali mengatakan, PT KAI berkomitmen melakukan upaya-upaya untuk tetap menjaga protokol kesehatan baik di stasiun maupun di atas kereta dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 ini.

Para pengguna KRL juga diimbau untuk selalu mengikuti protokol kesehatan dengan disiplin dan konsisten, termasuk tes antigen secara acak kepada para pengguna.

Tak lupa, Didiek juga mengapresiasi kerja keras dari manajemen dan seluruh petugas dalam memberikan layanan kepada masyarakat dengan memperketat protokol kesehatan pada masa Libur Idul Fitri.

"Saya harap para petugas tetap menjaga semangatnya karena sesungguhnya kerja keras yang kita lakukan dalam melayani masyarakat di hari raya ini bukan hanya menjalankan tugas tapi juga menjadi bentuk amal ibadah kita," pungkasnya.

Penulis: Bambang Ismoyo
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved