Atap Margo City Ambruk

Kemenaker Terunkan Tim Pengawas K3 Respons Kejadian Kecelakaan Mall Margo City

Tim Pengawas Ketenagakerjaan Spesialis Bidang K3 diturunkan untuk menginvestigasi kecelakaan di Mal Margo City, Depok.

Via Tribun Jakarta
Atap Margo City Mall di Depok ambruk, Sabtu (21/8/2021). Foto: Istimewa 

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan menurunkan Tim Pengawas Ketenagakerjaan Spesialis Bidang K3 untuk menginvestigasi kecelakaan di Mal Margo City, Depok.

Dirjen Binwasnaker dan K3 Kemnaker, Haiyani Rumondang mengatakan respons cepat ini adalah salah satu implementasi Reformasi Pengawasan Ketenagakerjaan.

"Respons ini menindaklanjuti informasi media tentang adanya kecelakaan di Mal Margo City, Depok, tanggal 21 Agustus Sore," kata Haiyani Rumondang dalam keterangannya, Senin (23/8/2021).

Dirjen Haiyani menjelaskan reformasi Pengawasan Ketenagakerjaan adalah bagian dari 9 Lompatan Kemnaker.

Pengawas Ketenagakerjaan dituntut mampu melakukan respons cepat melalui berbagai sistem dan keterlibatan seluruh stakeholder. “Salah satu wujudnya adalah respons cepat dari media sosial," jelasnya.

Baca juga: Kemensos Berikan Santunan Rp15 Juta untuk Keluarga Korban Meninggal Lift Jatuh Margo City Mall

Direktur Bina Pemeriksaan Norma Ketenagakerjaan, Yuli Adiratna, mengatakan tim yang terdiri dari Pengawas Ketenagakerjaan Kemnaker bersama Tim Pengawas Ketenagakerjaan UPTD I Provinsi Jawa Barat dan Kepolisian Resor Depok.

Baca juga: Pegawai Jco Korban Amblasnya Lift Barang Margo City Mall Akhirnya Meninggal, Berikut Fakta-faktanya

Tim ini langsung ke tempat kejadian perkara di Margo City Mal pada 22 Agustus 2021.

"Dalam pemeriksaan dilakukan pengamatan kondisi lapangan dan meminta keterangan serta pemeriksaan dokumen kepada pihak manajemen Mal Margo City," kata Yuli.

Baca juga: Detik-detik Plafon dan Tembok Margo City Ambruk: Pintu-pintu Gerai Bergetar Lalu Terdengar Ledakan

Akibat kecelakaan tersebut, jelas Yuli, satu orang meninggal dunia diduga pekerja di J’CO dan beberapa orang terluka kurang lebih 10 orang.

Sebagian besar korban merupakan pekerja dari tenant dan security di Mall Margo City.

"Sampai saat ini, yang mengalami luka dirawat di rumah sakit, ada yang sudah diperbolehkan pulang dan masih ada yang dirawat," terangnya.

Yuli Adiratna menegaskan bahwa Tim Pengawas Ketenagakerjaan hadir untuk membantu mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya kecelakaan dan memberikan saran perbaikan agar kasus serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari.

Tim juga untuk memastikan agar korban dipastikan mendapatkan hak jaminan sosial dan hak-haknya lainnya sesuai ketentuan peraturan peraturan perundangan ketenagakerjaan.

"Pemerintah akan lebih memberikan perhatian khusus terhadap tempat umum seperti Mall agar lebih meningkatkan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang," kata Yuli.

Selain itu, Tim akan melakukan investigasi lanjutan untuk pendalaman penyebab kecelakaan dan juga menemukan pihak yang bertanggungjawab atas kejadian kecelakaan tersebut.

"Tim Pengawas Ketenagakerjaan akan terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait," ujarnya.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved