IHSG Besok Berpeluang Menguat, Simak Ulasannya oleh Analis

Analis Cheryl Tanuwijaya berpendapat, kekhawatiran resesi mulai liar, terlihat dari penutupan bursa AS dan Eropa yang cenderung menguat Jumat lalu.

Editor: Choirul Arifin
Tribunnews/Irwan Rismawan
Karyawan mengamati harga saham di Profindo Sekuritas Indonesia, Jakarta, Senin (27/7/2020). Tribunnews/Irwan Rismawan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Senin esok diprediksi berpotensi mengalami konsolidasi, dan menguat terbatas dengan kisaran 6.900-7.000.

Analis Jasa Utama Capital Cheryl Tanuwijaya berpendapat, kekhawatiran resesi mulai liar, terlihat dari penutupan bursa AS dan Eropa yang cenderung menguat pada Jumat lalu.

Namun penguatan IHSG ini bersifat terbatas karena pertengahan pekan ini ada pidato Gubernur The Fed Jerome Powell pada Rabu (22/6) dan Kamis (23/6/2022).

Hal tersebut diperkirakan bisa membuat investor berhati-hati. Dari dalam negeri, pekan ini juga ada rapat RDG BI yang diperkirakan masih akan menahan suku bunga di 3,5 persen.

IHSG ditutup melemah 1,61 persen ke level 6.936,96 pada akhir perdagangan Jumat (17/6/2022) kemarin.

Cheryl Tanuwijaya menilai pelemahan IHSG terpengaruh sentimen koreksi global sebagai respon atas kebijakan The Fed yang hawkish, yang diikuti oleh berbagai bank sentral di Eropa.

"Langkah hawkish ini menjadi simalakama di satu sisi menekan inflasi, namun juga menekan pertumbuhan ekonomi sehingga memperbesar kemungkinan resesi," ujar dia kepada Kontan.co.id, Minggu (19/6/2022).

Sementara itu, Analis Arhta Sekuritas Dennies Christoper Jordan berpandangan, IHSG diprediksi akan melemah pada Senin (20/6). Secara teknikal candlestick membentuk lower high dan lower low disertai volume tinggi dan stochastic yang melebar setelah membentuk deadcross mengindikasikan tren bearish yang cukup kuat.

Baca juga: Prediksi Perkembangan IHSG di Tengah Rencana Rapat Dewan Gubernur BI Pekan Depan

Dari dalam negeri pergerakan masih disertai musim pembagian dividen. "Di awal pekan investor akan mencermati kebijakan suku bunga oleh Bank of China," kata dia.

Dennies memprediksi IHSG akan bergerak dengan support 1 di 6.879 dan resistance 1 di 6.996. Kemudian, untuk support 2 pada level 6.822 dan resistance 2 pada level 7.056.

Baca juga: Pasca Kenaikan Suku Bunga The Fed, IHSG Menguat 0,62 Persen ke 7.050

Dennies menilai beberapa saham yang dapat diamati pada perdagangan Senin, antara lain BIRD, MIKA, dan TBIG. Sementara Cheryl merekomendasikan ARTO dan MYOR.

Laporan Reporter Sugeng Adji Soenarso | Sumber: Kontan

Sumber: Kontan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved