Pabrik Minyak Makan Merah Siap Beroperasi Awal 2023

Pabrik minyak makan merah akan beroperasi di Deli Serdang, Sumatera Utara pada awal 2023.

Editor: Choirul Arifin
Humas Kemenkop
Simbolis peletakan batu pertama pembangunan pabrik minyak makan merah oleh MenKop Teten Masduki di Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (2/12/2022).   

Laporan wartawan Tribunnews.com, Endrapta Pramudhiaz

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki memastikan kesiapan beroperasinya pabrik minyak makan merah di Deli Serdang, Sumatera Utara pada awal 2023.

“Saya optimistis pilot project produksi minyak makan merah berjalan sesuai rencana, yaitu dapat diluncurkan pada Januari 2023,” ujarnya di lokasi pabrik kelapa sawit, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (2/12/2022).

Piloting ini merupakan hasil kerja sama bersama PTPN III yakni Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

Minyak makan merah saat ini telah memperoleh sertifikasi SNI 9098:2022 dari Badan Standardisasi Nasional (BSN) dan Detail Engineering Design (DED) dari PPKS.

Produksi minyak makan merah melalui koperasi petani sawit ini merupakan upaya pemerintah mendorong terciptanya kesejahteraan petani. 

Sebanyak 41 persen dari 15 juta lahan sawit di Indonesia saat ini dikelola petani secara mandiri.  "Potensi tersebut mampu menumbuhkan kesejahteraan petani melalui program korporatisasi kebun sawit," ujar Teten. 

Selain bermanfaat dari segi ekonomi, minyak makan merah disebut bermanfaat pula dari segi kesehatan karena kandungan pro vitamin A dan vitamin E yang tinggi dan mampu mengatasi stunting.

"Prosesnya beda. Kalau minyak goreng sekarang yang berwarna bening itu setelah proses bleaching atau dibersihkan, bisa saja menurunkan kandungan vitamin A-nya," kata Teten.

Baca juga: Semester I 2022, Emiten Perkebunan Kelapa Sawit Ini Bukukan Pendapatan Rp 2,3 Triliun

Menurut dia, kualitas minyak makan merah tidak perlu diragukan lagi. Selain kaya akan vitamin, hasil masakan sama sekali tidak mengubah rasa. 

Hal itu dibuktikan melalui demo masak yang dilakukan bersama seorang chef ternama terkait penggunaan minyak makan merah.

Baca juga: Jaga Ketersediaan Minyak Goreng, Unit Pengolahan Kelapa Sawit Mini Mulai Dibangun di Bogor

“Salah satu chef sudah mencoba berbagai minyak. Dari segi cita rasa, tak ada perbedaan dengan minyak apapun. Walaupun merah, tak kemudian makanannya menjadi merah,” ujar Teten. 

MenKopUKM menyaksikan Penandatanganan nota kesepahaman antara PTPN III dan Koperasi Putra Jawa Kelahiran Sumatera (Pujakesuma).

Penandatanganan itu terkait kerja sama penyerahan pemanfaatan tanah sebagai lokasi pembangunan dan penyediaan bahan baku. Serta fasilitas pabrik minyak makan merah dan dilanjutkan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan pabrik minyak makan merah. 
 

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved