Konflik Iran Vs Israel
Gencatan Senjata Trump Redam Amarah Pasar Global: Saham Naik, Harga Minyak Langsung Runtuh
Gencatan senjata antara Israel dan Iran yang diumumkan Presiden Trump meredakan ketegangan pasar, membuat bursa saham naik dan harga minyak anjlok
Penulis:
Namira Yunia Lestanti
Editor:
Tiara Shelavie
Setelah sebelumnya, banyak investor takut bahwa konflik akan makin memburuk dan bisa merusak ekonomi global.
Harga Minyak Langsung Jatuh
Di sisi lain, harga minyak mentah dunia langsung terperosok. Harga Brent turun hampir 4 persen menjadi sekitar 66 dolar AS per barel, dan WTI (minyak mentah AS) jatuh ke kisaran 65,5 dolar AS per barel.
Penurunan ini terjadi setelah sesi fluktuatif pada Selasa berakhir dengan penurunan tajam membawa harga minyak ke bawah level 12 Juni, sehari sebelum Israel menyerang Iran.
Adapun penurunan harga minyak menjadi simbol bahwa kepanikan investor terkait bayang-bayang perang mulai stabil.
Ketika ada ancaman perang, harga minyak biasanya naik, karena banyak pelaku pasar membeli minyak lantaran khawatir akan terganggunya distribusi, terutama dari jalur penting seperti Selat Hormuz, yang merupakan rute utama ekspor minyak dunia.
Tapi setelah diumumkan bahwa Iran dan Israel sepakat berdamai, kekhawatiran itu langsung hilang.
Pasar berpikir bahwa pengiriman minyak tidak akan terganggu, sehingga tidak perlu membayar mahal untuk membeli minyak saat ini.
Akibatnya, banyak pedagang minyak yang menjual kembali cadangannya, dan hal ini menyebabkan harga minyak turun secara signifikan, , mencerminkan bahwa pasar kini melihat situasi dunia lebih stabil dan terkendali.
(Tribunnews.com / Namira)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.