Beras Oplosan
Menteri Amran Sulaiman: Pejabat Eselon II Kementerian Pertanian Jadi DPO
Menteri Pertanian Amran Sulaiman menepis anggapan langkah tegasnya dalam memberantas mafia pangan merupakan strategi pencitraan.
Penulis:
Chaerul Umam
Editor:
Choirul Arifin
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pertanian Amran Sulaiman menepis anggapan langkah tegasnya dalam memberantas mafia pangan merupakan strategi pencitraan.
Menurut dia, upaya tersebut murni demi kepentingan rakyat dan perbaikan tata kelola pangan nasional. Bahkan, ada Eselon II Kementan yang kini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).
"Bukan pencitraan pak. Tahu Pak 11 kami hukum, tersangka Eselon II di tempat kami DPO sekarang," kata Amran dalam rapat kerja (raker) dengan Komisi IV DPR RI, Rabu (16/7/2025).
Amran merinci sejumlah kasus mafia pangan yang tengah ditanganinya. Saat ini ada 20 tersangka dalam kasus minyak goreng dan 3 tersangka terkait pupuk palsu.
"Jadi bukan untuk dikenal publik, yang jadi tersangka minyak goreng ada 20 Pak, tersangka pupuk palsu 3," ujarnya.
Sementara untuk kasus beras oplosan, hasil investigasi yang dilakukan 13 laboratorium di 10 provinsi menunjukkan adanya pelanggaran mutu pada 212 merek beras medium dan premium.
"Ini kami sudah kirim semua 212 ke Kapolri langsung tertulis. Kami sudah menyurat ke Kejagung ke Kapolri, buka pencitraan Pak, itu bukan mazhab kami itu," katanya.
Baca juga: Daftar 26 Merek Beras yang Diduga Mutu dan Takaran Tidak Sesuai Regulasi
"Jadi kami tindaklanjuti dan kami tagih mana yang tersangka, kemarin tanggal 10 sudah diperiksa 26, laporan tadi malam karena kami ikuti terus itu 40 akan diperiksa lagi," pungkasnya.
Beras Oplosan
Marak Beras Oplosan, Pemerintah Minta Penggilingan Padi Tidak Takut Lanjutkan Usaha |
---|
Isu Beras Oplosan Bikin Pedagang Menjerit, Omzet Anjlok Hingga Harga yang Terus Melambung |
---|
Pedagang Beras di 3 Kabupaten Jateng Tak Terdampak Beras Premium Oplosan |
---|
Marak Beras Bermerek Hasil Oplosan Bikin Warga Cilacap Menyerbu Pedagang Eceran |
---|
Harga Beras Cenderung Naik di Daerah, Penggilingan Padi Dukung Tindakan Tegas ke Pengoplos |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.