Industri Tambang Bangun Sistem Data Terpadu untuk Implementasikan AI
Perusahaan tambang kini mulai mengadopsi teknologi kecerdasan buatan (AI) di sejumlah lini operasi perusahaan.
Ringkasan Berita:Ringkasan Artikel:
- Perusahaan tambang kini mulai mengadopsi teknologi kecerdasan buatan (AI) di sejumlah lini operasi perusahaan.
- Arsari Tambang membangun sistem data terintegrasi dari hulu ke hilir untuk menyiapkan implementasi AI.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Transformasi digital di industri pertambangan terus berkembang ditandai dengan adopsi teknologi kecerdasan buatan (AI) di sejumlah lini operasi perusahaan.
Salah satunya seperti yang dijalankan Arsari Tambang. Perusahaan tengah membangun sistem data terintegrasi dari hulu ke hilir untuk menyiapkan implementasi AI.
Deputi CEO Arsari Tambang Jeffrey Kounang menjelaskan, perusahaan menganut konsep integrated mining system yang mencakup seluruh rantai nilai pertambangan, mulai dari eksplorasi, operasi tambang, pemeliharaan, pemrosesan, hingga pemasaran dan penjualan.
"Kami menjalankan sistem pertambangan yang sepenuhnya terintegrasi, dengan safety sebagai dasar dari seluruh operasi," kata dia di acara Energy Insights Forum yang digelar Kadin Indonesia di Jakarta, Selasa (14/10/2025).
Menurutnya, penerapan AI tidak bisa dilakukan secara parsial. Agar teknologi tersebut benar-benar efektif dalam mendukung pengambilan keputusan (decision making), fondasi utamanya adalah data yang akurat dan terhubung antarbagian.
"AI tanpa data yang akurat akan menghasilkan output yang salah. Karena pada akhirnya, AI digunakan untuk membantu pengambilan keputusan yang tepat," jelas Jeffrey.
Untuk itu, Arsari Tambang membangun integrated system yang menghubungkan seluruh aspek operasional perusahaan karena masih banyak modul-modul data terpisah dan tidak saling terkoneksi.
"Kondisi itu sering membuat proses rekonsiliasi data memakan waktu dan berpotensi menimbulkan human error. Kalau sistem sudah terintegrasi secara efektif, data akan mengalir lebih mulus," ucapnya.
Baca juga: Inalum Gunakan AI di Pabrik untuk Utamakan Keselamatan dan Kepatuhan Garansi Proses
Melalui integrasi sistem ini, Arsari Tambang berharap bisa menciptakan data integrity dari awal hingga akhir proses pertambangan.
Dengan begitu, ketika teknologi AI diterapkan, hasil analisis dan keputusan yang dihasilkan akan mempertimbangkan seluruh aspek operasional secara komprehensif, bukan hanya satu bagian saja.
Baca juga: AI Mulai Ubah Wajah Industri Pertambangan, MIND.ID Fokus pada Empat Inovasi Kunci
Upaya ini penting bagi Arsari Tambang dalam membangun ekosistem pertambangan modern yang berbasis data, efisien dan berkelanjutan, sekaligus menegaskan posisi perusahaan sebagai pelopor transformasi digital di industri tambang nasional.
"Istilahnya data integritinya ada dari awal sampai akhir, sehingga ketika kita menambahkan teknologi AI di sana, keputusan yang diambil itu sudah mempertimbangkan seluruh aspek, bukan hanya salah satu aspek dalam operation tertentu," kata Jeffrey.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Arsari-Tambang-Kadin.jpg)