Jumat, 24 April 2026

Lewat Akad Massal KUR dan Kredit Program Perumahan, bank bjb Tegaskan Dukungan bagi Penguatan UMKM

bank BJB perkuat dukungan untuk UMKM lewat Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit Program Perumahan (KPP)

Editor: Content Writer
Dok. bank bjb
DUKUNG UMKM - bank bjb menggelar kegiatan “Akad Massal KUR 800.000 Debitur Penciptaan Lapangan Kerja dan Peluncuran Kredit Program Perumahan” yang diselenggarakan serentak di seluruh Indonesia , Senin (21/10/2025). 

TRIBUNNEWS.COM - bank bjb kembali menunjukkan konsistensinya dalam mendukung program pemerintah untuk memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap sektor perumahan.

Hal tersebut diwujudkan melalui partisipasi aktif bank bjb dalam kegiatan “Akad Massal KUR 800.000 Debitur Penciptaan Lapangan Kerja dan Peluncuran Kredit Program Perumahan” yang diselenggarakan serentak di seluruh Indonesia pada 21 Oktober 2025.

Kegiatan berskala nasional yang diinisiasi oleh Kementerian UMKM Republik Indonesia ini menjadi bagian penting dari upaya mempercepat pemulihan ekonomi nasional melalui dukungan terhadap sektor produktif.

Dengan menggandeng Pemerintah Provinsi di seluruh Indonesia, acara ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran publik mengenai manfaat kredit program pemerintah, khususnya Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit Program Perumahan (KPP), dalam membantu UMKM tumbuh dan menciptakan lapangan kerja.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah Maman Abdurrahman, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Muchtarudin, serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, turut hadir secara langsung dalam acara utama yang digelar di Kota Surabaya, Jawa Timur.

Pelaksanaan diikuti secara online oleh 38 provinsi lainnya melalui sistem telekonferensi. Pada kegiatan ini, simbolis akad kredit dilakukan kepada perwakilan pelaku UMKM dari berbagai skema KUR, baik secara offline maupun online.

Baca juga: Dorong Pembiayaan UMKM dan Kredit Perumahan, bank bjb Jadi Tuan Rumah Akad Massal di Jawa Barat

Sebagai salah satu bank pembangunan daerah terkemuka, bank bjb dipercaya menjadi host kegiatan untuk wilayah Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Banten. Kolaborasi ini memperkuat sinergitas dalam memperluas jangkauan layanan keuangan yang inklusif, baik melalui skema konvensional maupun syariah, bagi pelaku UMKM dan masyarakat umum.

Pelaksanaan kegiatan di Provinsi Jawa Barat digelar di Gedung DIBALEKA 2, area Pemerintahan Kota Depok, diikuti oleh Direktur Utama bank bjb Yusuf Saadudin, Direktur Korporasi dan UMKM bank bjb Mulyana, Direktur Operasional dan Informasi Teknologi bank bjb Ayi Subarna, Direktur Utama bank bjb syariah Arief Setyahadi, Direktur Bisnis bank bjb syariah Ita Gameita, serta kepala daerah di wilayah Provinsi Jawa Barat.

Sementara itu, pelaksanaan di Provinsi Banten digelar di Gedung Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang. Acara turut dihadiri oleh Gubernur Banten Andra Soni, Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah, serta para kepala daerah. bank bjb diwakili oleh Deputi Regional 4 bank bjb Rahadian A. Hamdani dan Pemimpin bank bjb Cabang Khusus Banten Faridha Siregar.

Dengan menghadirkan 450 debitur secara offline, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi bank bjb untuk menunjukkan perannya dalam mendorong pemerataan akses keuangan serta penguatan ekonomi daerah. Dalam kesempatan ini, bank bjb juga berpartisipasi langsung dalam simbolis akad KUR massal bersama para pelaku usaha dari berbagai sektor produktif.

Selain itu, terdapat pula penerima KUR reguler serta developer penyedia perumahan dengan KUR KPP. Keberagaman penerima manfaat tersebut mencerminkan luasnya dukungan bank bjb terhadap berbagai sektor usaha.

Sebagai bentuk dukungan konkret, bank bjb menghadirkan berbagai inisiatif selama pelaksanaan acara, di antaranya pembukaan booth layanan perbankan yang memudahkan peserta mendapatkan informasi produk dan layanan bank bjb, serta sesi sosialisasi produk kredit UMKM yang diisi oleh Sentra UMKM.

Pada acara utama tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan arahan mengenai arah kebijakan kredit program pemerintah dalam mendukung program prioritas nasional, sekaligus meresmikan peluncuran Kredit Program Perumahan (KPP) dan pembukaan Akad Massal KUR untuk 800.000 debitur.

Penekanan tombol secara simbolis oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah Maman Abdurrahman, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Muchtarudin, serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, menandai dimulainya kegiatan nasional ini.

Momen tersebut disertai penayangan video peluncuran KPP dan tampilan LED visual Akad Massal KUR di seluruh Indonesia, sebagai simbol gotong royong nasional dalam memperkuat perekonomian rakyat dan memperluas akses pembiayaan terjangkau.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved