PTPP Perkuat Transparansi Publik dalam Monev KIP 2025
PTPP menegaskan komitmen keterbukaan informasi publik melalui strategi transparansi, akuntabilitas, dan kemudahan akses.
Ringkasan Berita:
- PTPP menegaskan komitmen keterbukaan informasi publik melalui strategi transparansi, akuntabilitas, dan kemudahan akses.
- Digitalisasi menjadi fokus utama, termasuk pengembangan Website dan Mobile PPID, transparansi e-procurement, integrasi data proyek, serta platform informasi investor.
- Transparansi dipandang sebagai fondasi bisnis dan pembangunan, didukung rekam jejak 494 proyek, sertifikasi internasional, green construction, dan portofolio global.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT PP (Persero) Tbk (PTPP) yang merupakan perusahaan konstruksi di bawah Danantara Indonesia, berkomitmen memperkuat keterbukaan informasi publik dalam Uji Publik Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik 2025 yang digelar Komisi Informasi Pusat (KIP).
Direktur Manajemen Risiko dan Legal PTPP Tommy Wiranata Anwar menyampaikan strategi dan implementasi keterbukaan informasi perusahaan yang berlandaskan prinsip transparansi, akuntabilitas, kemudahan akses, serta pemenuhan hak publik sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang KIP.
Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo mengatakan, keterbukaan informasi merupakan bagian penting dalam strategi keberlanjutan perusahaan, tidak semata kewajiban regulasi.
Baca juga: PTPP Bangun Jalan Kompleks Yudikatif di IKN Senilai Rp 1,9 Triliun
"PTPP terus memperluas akses informasi publik melalui kanal resmi yang lebih terstruktur, transparan dan mudah diakses. Transparansi menjadi wujud tanggung jawab kami sebagai BUMN karya untuk memperkuat kepercayaan publik dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat," tutur Joko dalam keterangan, Rabu (26/11/2025).
PTPP menilai keterbukaan informasi sebagai elemen kunci dalam penguatan tata kelola korporasi dan pembangunan kepercayaan publik.
Sebagai salah satu BUMN karya yang menjalankan proyek konstruksi strategis, PTPP mendorong optimalisasi peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).
Melalui penguatan fungsi PPID, perusahaan memastikan standar layanan informasi, kebijakan publikasi, serta dokumentasi berjalan sesuai prinsip good corporate governance.
PTPP menyampaikan bahwa digitalisasi menjadi fokus utama dalam memperkuat layanan informasi publik.
Pengembangan Website PPID dan Mobile PPID, peningkatan transparansi sistem e-procurement, integrasi data proyek, serta penyediaan platform informasi investor disiapkan untuk memberikan data yang akurat dan mudah dijangkau publik. Inisiatif ini juga dinilai mampu meningkatkan efisiensi internal dan meminimalkan potensi disinformasi.
Sejalan dengan program Asta Cita, PTPP memposisikan transparansi dan tata kelola yang baik sebagai fondasi percepatan pembangunan nasional dan penguatan ekosistem bisnis yang kompetitif.
Selain itu, perusahaan menekankan pentingnya komunikasi proaktif kepada pemangku kepentingan melalui publikasi perkembangan proyek strategis, teknologi konstruksi, inovasi berkelanjutan dan milestone penting lainnya.
Dalam satu dekade terakhir, PTPP mencatat rekam jejak 494 proyek, penguatan sertifikasi internasional, penerapan green construction, serta portofolio global termasuk di Filipina.
Dengan pencapaian tersebut, perusahaan menilai transparansi sebagai bagian integral dari seluruh proses bisnis, sekaligus faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan pasar dan reputasi korporasi.
"PTPP siap terus meningkatkan kualitas layanan informasi publik dan menjadikan transparansi sebagai standar dalam budaya perusahaan. Kami berkomitmen untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa," ungkap Joko.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BUMN-INFRA-Uji-Publik-Monitoring-dan-Evaluasi-Monev.jpg)