Turunkan Emisi Karbon, Holding BUMN Danareksa Tanam Pohon di 7 Kawasan Industri
Penanaman 10.000 batang pohon di 7 kawasan industri diperkirakan dapat menyerap sekitar 28 ton CO₂ per tahun.
Ringkasan Berita:
- Holding BUMN Danareksa bersama tujuh kawasan industri anggota holding melakukan penanaman 10.000 bibit pohon untuk mendukung pengurangan emisi karbon.
- Dari total pohon yang ditanam diperkirakan dapat menyerap sekitar 28 ton CO₂ per tahun.
Laporan Reporter Tribunnews, Willy Widianto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – PT Danareksa (Persero) atau Holding BUMN Danareksa bersama tujuh kawasan industri anggota holding melakukan penanaman 10.000 bibit pohon untuk mendukung pengurangan emisi karbon.
Penanaman dilakukan serentak di tujuh kawasan industri yang dikelola, yaitu Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW), Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP), Kawasan Berikat Nusantara (KBN), Kawasan Industri Makassar (KIMA), Kawasan Industri Medan (KIM), dan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) pada akhir pekan lalu.
Dari total pohon yang ditanam diperkirakan dapat menyerap sekitar 28 ton CO₂ per tahun.
Corporate Secretary & CSR Holding BUMN Danareksa, Agus Widjaja, mengatakan, penanaman 10.000 pohon ini merupakan kontribusi Holding BUMN Danareksa dalam mendukung pengurangan emisi karbon sekaligus meningkatkan kualitas udara di lingkungan kawasan industri.
"Aksi nyata ini merupakan komitmen kami untuk membangun ekosistem industri yang lebih hijau dan berkelanjutan," kata Agus dikutip Kamis(27/11/2025).
Agus menjelaskan, program ini menjadi bagian dari peta jalan keberlanjutan Danareksa yang menempatkan isu lingkungan sebagai prioritas utama melalui pengurangan jejak karbon di seluruh kawasan industri, peningkatan Ruang Terbuka Hijau (RTH), implementasi konsep green industrial estate, serta pengelolaan lingkungan yang sesuai standar ESG (Environmental, Social, Governance).
Bibit yang ditanam memiliki daya serap karbon tinggi seperti trembesi, tabebuya, ketapang kencana, serta jenis-jenis pohon peneduh lain yang dinilai efektif meningkatkan kualitas udara.
Penanaman pohon ini juga membantu menjaga keanekaragaman hayati, memperbaiki kualitas tanah, mengurangi suhu udara, dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat bagi masyarakat di sekitar kawasan industri.
Kegiatan penanaman pohon dimulai sejak tahun 2024 ini sejalan dengan agenda pemerintah dalam percepatan transisi energi, pembangunan industri rendah karbon, serta target Net Zero Emission (NZE) 2060.
Baca juga: Penggunaan BBM Beretanol Dinilai Dapat Menekan Emisi Karbon
Holding BUMN Danareksa saat ini mengelola tujuh kawasan industri strategis terbesar dan tersebar di Indonesia, dengan total luas 7.800 hektare dan menyerap total investasi 10 miliar dolar AS mencakup 1.600 tenant dari 25 negara dan menyerap 300 ribu tenaga kerja.
Baca juga: Terapkan ISO 14083, Industri Logistik Berbasis Kereta Tekan Emisi Karbon
“Kawasan industri Holding BUMN Danareksa didesain untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi modern, terintegrasi, serta mengedepankan aspek lingkungan yang berkelanjutan," kata Agus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Tanam-pohon-di-kawasan-industri-_.jpg)