Besok KSPSI Gelar Rapimnas di Istora Senayan, Bahas 6 Isu Besar Terkait Pekerja
Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea mengatakan, Rapimnas yang berlangsung selama dua hari, mulai 3-4 Desember dijadwalkan dimulai pukul 13.00 WIB.
Ringkasan Berita:
- Rapimnas berlangsung selama dua hari, mulai 3-4 Desember dijadwalkan akan dimulai pukul 13.00 WIB.
- Pembukaan Rapimnas tahun ini akan menghadirkan kejutan besar.
- 7 presiden serikat buruh dari kawasan ASEAN turut hadir
TRIBUNNEWS.COM. JAKARTA - Konfederasi buruh terbesar di Indonesia, Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) akan menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (3/12/2025).
Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea mengatakan, Rapimnas yang berlangsung selama dua hari, mulai 3-4 Desember dijadwalkan akan dimulai pukul 13.00 WIB.
Andi Gani mengungkapkan, pembukaan Rapimnas tahun ini akan menghadirkan kejutan besar karena KSPSI akan mengumumkan seorang tokoh nasional sebagai Ketua Dewan Penasihat KSPSI.
Baca juga: Buruh Desak RUU PPRT Segera Disahkan, Sorot Perlindungan Pekerja Migran di Dalam dan Luar Negeri
"Kehadiran tokoh tersebut akan memperkuat arah perjuangan organisasi ke depan," kata Andi Gani di Jakarta, Selasa (2/12/2025).
Andi Gani menjelaskan, KSPSI tidak hanya memiliki basis massa terbesar di dalam negeri, tetapi juga memiliki anggota di Hong Kong dan Macau, serta menjadi bagian dari ASEAN Trade Union Council (ASEAN TUC) dan berafiliasi dengan International Trade Union Confederation (ITUC) yang berkantor pusat di Brussel.
Andi Gani yang juga Penasihat Kapolri menuturkan, pembukaan Rapimnas juga akan dihadiri keluarga besar Ibu Marsinah, pahlawan buruh nasional yang tercatat sebagai anggota KSPSI.
Mereka akan menyampaikan testimoni mengenai perjuangan Ibu Marsinah sebagai bentuk penghormatan atas pengorbanannya bagi gerakan buruh.
Selain itu, 7 presiden serikat buruh dari kawasan ASEAN turut hadir, masing-masing dari Malaysia, Thailand, Kamboja, Filipina, Timor Leste, serta sejumlah tamu internasional lainnya.
Sejumlah duta besar negara sahabat juga dijadwalkan hadir mengikuti rangkaian agenda pembukaan.
Andi Gani menyatakan, Rapimnas kali ini akan membahas 6 isu besar yang dianggap paling mendesak bagi pekerja.
Antara lain Upah Minimum, peningkatan kesejahteraan buruh, penanganan dampak pemutusan hubungan kerja (PHK), program pelatihan keterampilan bagi korban PHK, kebijakan perumahan untuk buruh, serta usulan beasiswa LPDP bagi buruh dan keluarganya.
Baca juga: Kelompok Buruh Tagih Janji Prabowo soal RUU PPRT: Ini Seperti Pemungkiran
Menurutnya, isu-isu tersebut mencerminkan kebutuhan nyata buruh di tengah dinamika ekonomi saat ini.
Sebagai bentuk solidaritas sosial, lanjut Andi Gani, KSPSI juga akan menggelar penggalangan dana dalam acara Rapimnas untuk membantu korban bencana di Sumatera dan Aceh.
"Gerakan buruh tidak hanya berjuang untuk hak-hak anggotanya, tetapi juga hadir bagi masyarakat yang membutuhkan," tegasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KSPSI-akan-menggelar-Rapat-Pimpinan-Nasional-Rapimnas.jpg)