Senin, 1 Juni 2026

Harga Beras di Pasar Minggu Naik, Pandan Wangi Tembus Rp 18.000 Per Liter

Harga beras pandan wangi kini dijual Rp17 ribu sampai Rp18 ribu per liter, naik dari sebelumnya Rp15 ribu per liter. 

Tayang:
Penulis: Nitis Hawaroh
Editor: Choirul Arifin
(Ho/Campus League)/Nitis Hawaroh
KEMBALI NAIK - Harga beras pandan wangi dan  beras ketan di tingkat pedagang eceran di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, naik. Harga beras pandan wangi kini dijual Rp 17 ribu per liter, naik dari sebelumnya Rp 15 ribu per liter.  

Ringkasan Berita:
  • Harga beras pandan wangi dan  beras ketan di tingkat pedagang eceran di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, naik.
  • Harga beras pandan wangi kini dijual Rp17 ribu sampai Rp18 ribu per liter, naik dari sebelumnya Rp15 ribu per liter. 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Harga beras di tingkat pedagang eceran di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, naik khususnya untuk jenis pandan wangi dan beras ketan. Kenaikan harga ini sudah terjadi hampir sebulan terakhir.

Seorang pedagang beras yang enggan disebutkan namanya mengatakan, harga beras pandan wangi kini dijual Rp 17 ribu per liter, naik dari sebelumnya Rp 15 ribu per liter. 

Menurut dia, kenaikan harga beras menjelang akhir tahun merupakan hal yang cukup sering terjadi.

“Beras paling mahal sekarang Rp 17 ribu per liter. Pandan wangi naik dari Rp 15 ribu, sudah hampir sebulan. Stok sih masih ada. Kalau akhir tahun memang biasanya naik, harganya nggak tentu tapi hampir selalu naik,” ujarnya saat ditemui Tribunnews, Jumat (5/12/2025) pagi.

Pedagang beras lainnya menyebutkan, harga beras pandan wangi bahkan sudah mencapai Rp 18 ribu per liter setelah naik beberapa hari terakhir. Selain itu, kenaikan cukup signifikan juga terjadi pada beras ketan.

“Beras ketan sekarang Rp 15 ribu per liter, sebelumnya Rp 13 ribu. Naiknya sudah hampir seminggu ini, naik Rp 2 ribu,” katanya.

Saat ditanya mengenai ketersediaan stok, ia menjelaskan bahwa secara umum beras masih tersedia. Namun, untuk jenis ketan dan pandan wangi stoknya mulai terbatas.

“Stok masih banyak, cuma ketan dan pandan wangi yang agak kurang,” tambahnya.

Menurut pedagang tersebut, kenaikan harga beras tahun ini tidak selalu sama polanya seperti tahun-tahun sebelumnya. Faktor cuaca dan kendala distribusi diduga turut memengaruhi naiknya harga.

“Enggak selalu tiap tahun sama, tergantung keadaan. Sekarang karena ada gangguan, entah banjir atau transportasi agak susah karena cuaca,” jelas pedagang.

Adapun harga beras jenis lain masih relatif terjangkau diantaranya, beras pulen dijual dengan harga Rp 11.500 hingga Rp 12.000 per liter, sementara jenis pulen kualitas lebih baik dibanderol Rp 12.500 per liter. Untuk beras ketan, harga bervariasi mulai dari Rp 20.000 per liter, ketan Paris Rp 21.000 per liter, dan ketan Paris super mencapai Rp 22.000 per liter.

Pemerintah Indonesia telah menargetkan swasembada pangan dapat tercapai dalam kurun waktu empat tahun ke depan.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyebut, target yang awalnya dipatok empat tahun kini dipercepat menjadi tiga tahun. 

"Mudah-mudahan 2-3 bulan ke depan, mimpi kita swasembada pangan jadi kenyataan. Dari target awal itu 4 tahun kemudian 3 tahun, mudah-mudahan tahun ini menjadi kenyataan," kata Amran di Kantor Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (13/10/2025). 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved