Selasa, 12 Mei 2026

Pengusaha Nahan Ekspansi, Duit Kredit di Perbankan Banyak Tak Terpakai

Bank Indonesia (BI) mencatat posisi kredit menganggur di bank mencapai Rp 2.450 triliun atau sekitar 22,97?ri total kredit per Oktober 2025.

Tayang:
Kontan/Carolus Agus Waluyo
KREDIT BANK - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi kredit menganggur di bank mencapai Rp 2.450 triliun atau sekitar 22,97?ri total kredit per Oktober 2025. 

Ringkasan Berita:
  • Posisi kredit menganggur di bank mencapai Rp 2.450 triliun atau sekitar 22,97 persen dari total kredit per Oktober 2025.
  • Ekspansi dunia usaha berpotensi terbatas yang mengakibatkan kredit menganggur di perbankan tetap tinggi.
  • Perbankan diminta dapat menurunkan suku bunga kreditnya di tengah rendahnya suku bunga acuan Bank Indonesia.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perbankan nasional saat ini banyak memiliki anggaran untuk penyaluran kredit tidak terpakai, seiring menahannya pengusaha melakukan ekspansi bisnisnya.

Bank Indonesia (BI) mencatat posisi kredit menganggur di bank mencapai Rp 2.450 triliun atau sekitar 22,97?ri total kredit per Oktober 2025.

Angka tersebut mengalami peningkatan, di mana pada Agustus 2025, kredit menganggur di perbankan senilai Rp 2.372 triliun atau 22,71%. 

Kemudian, ada September 2025 naik sedikit menjadi Rp 2.374 triliun tetapi kontribusinya juga turun sedikit hingga 22,54%.

Ketua Umum Perbanas yang juga Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) Hery Gunardi mengungkapkan saat ini memang perlu diakui bahwa kondisi kredit menganggur di industri tinggi. 

Baca juga: Digitalisasi Permudah Pemilik UMKM dalam Mengakses Kredit Perbankan

Hery melihat hal tersebut lantaran pelaku usaha menunggu momen yang tepat untuk ekspansi.

Hery menyampaikan, kondisi ini tersebut bahkan masih menjadi tantangan untuk tahun depan. 

Di mana, ekspansi dunia usaha berpotensi terbatas yang mengakibatkan kredit menganggur di perbankan tetap tinggi.

Di bank yang ia pimpin sendiri, kredit menganggur hingga Oktober 2025 tercatat senilai Rp 154 triliun. 

Kredit menganggur di BRI mengalami kenaikan hingga 69% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

“Memang kondisinya pelaku usaha masih wait and see dan mereka melihat bisnisnya bakal profitable atau tidak,” ujar Hery dikutip dari Kontan, Rabu (10/12/2025).

Hal yang sama juga dialami PT Bank Central Asia Tbk (BCA), perbankan grup Djarum ini memiliki posisi kredit menganggur per Oktober 2025 senilai Rp 460 triliun. 

Sebagai perbandingan, di periode Oktober 2024, kredit menganggur BCA baru senilai Rp 403 triliun.

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn bilang BCA melihat pertumbuhan kredit akan sejalan dengan pertumbuhan ekonomi. 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved