Kamis, 14 Mei 2026

Optimalkan Pasokan Listrik ke Jamali, Pembangkit Panas Bumi Wayang Windu Dimodernisasi

Pembangkit listrik tenaga panas bumi Wayang Windu di Jawa Barat, dimodernisasi untuk memaksimalkan pasokan listrik ke Pulau Jawa, Madura dan Bali.

Tayang:
(DOK. OXVA)
PANAS BUMI - Star Energy Geothermal (SEG) bekerja sama dengan ABB dalam memodernisasi pembangkit listrik tenaga panas bumi Wayang Windu di Bandung, Jawa Barat. 

Ringkasan Berita:
  • Star Energy Geothermal (SEG) dan ABB memodernisasi otomasi pembangkit listrik panas bumi Wayang Windu.
  • Pembangkit listrik panas bumi berkapasitas 230.5 MW MW akan memiliki tiga unit.
  • Kapasitas Wayang Windu turut berkontribusi pada total 910 MW energi panas bumi yang dihasilkan SEG di Jawa Barat.

 


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pembangkit listrik tenaga panas bumi Wayang Windu di Bandung, Jawa Barat, dimodernisasi untuk memaksimalkan pasokan listrik ke Pulau Jawa, Madura, dan Bali (Jamali).

Dalam memodernisasi, Star Energy Geothermal (SEG), anak perusahaan Barito Renewables, bekerja sama dengan ABB 

Pada 2025, pembangkit listrik panas bumi berkapasitas 230.5 MW MW akan memiliki tiga unit, dengan Unit 3 yang saat ini sedang dikembangkan. Kapasitas Wayang Windu ini turut berkontribusi pada total 910 MW energi panas bumi yang dihasilkan SEG di Jawa Barat.

ABB telah memodernisasi sistem kontrol terdistribusi (Distributed Control System/DCS) pada Unit 1 dan 2 Wayang Windu dengan mengaplikasikan ABB Ability™ Symphony Plus DCS, yang memungkinkan SEG mengelola kebutuhan variabel dari pembangkit listrik panas bumi secara lebih efektif sambil menjaga pasokan listrik yang stabil dan andal.

Group CEO Star Energy Geothermal, Hendra Soetjipto Tan, mengatakan, perseroan berkomitmen untuk mengoptimalkan potensi energi panas bumi secara maksimal. 

"Dengan bermitra bersama perusahaan teknologi global seperti ABB, kami memanfaatkan keahlian dan solusi inovatif untuk mempercepat langkah menuju masa depan rendah karbon bagi Indonesia,” ujarnya dikutip Rabu (24/12/2025).

Baca juga: BNI Dukung Pembangunan dan Operasional 500 MW Geothermal Energy Milik PT Geo Dipa Energi

Sebagai bagian dari kolaborasi ini, ABB juga meningkatkan sistem Human Machine Interface (HMI) untuk Unit 1 dan 2 Wayang Windu, dengan melakukan transisi dari platform Power Generation Portal (HMIPGP) lama atau legacy ke platform Symphony Plus (S+) yang lebih canggih.

Untuk Unit 3, ABB telah mengimplementasikan Symphony Plus DCS sebagai bagian dari upaya ekspansi yang sedang berlangsung di pembangkit tersebut.

Energi panas bumi merupakan salah satu sumber energi terbarukan paling menjanjikan di Indonesia. 

Menurut Asosiasi Panas Bumi Indonesia, negara ini memiliki sekitar 40 persen cadangan panas bumi dunia yang tersebar di Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan Sulawesi, seiring dengan lokasinya di sepanjang Cincin Api Pasifik1. 

Baca juga: Pengamat: Pemerintah Perlu Perkuat Eksplorasi untuk Maksimalkan Energi Panas Bumi

Namun, dari potensi total sekitar 24.000 MW, baru sekitar 10 persen yang telah dimanfaatkan hingga saat ini.

President, Energy Industries division Asia, ABB, Anders Maltesen, mengatakan, teknologi adalah salah satu pengungkit utama untuk menjadikan energi terbarukan, seperti panas bumi, sebagai sumber listrik yang andal dan dapat terus dikembangkan di Indonesia. 

"Melalui keahlian kami dalam otomasi, kami berkomitmen membantu industri mengoptimalkan operasi, meningkatkan keandalan, serta mempercepat peralihan menuju masa depan rendah karbon,” paparnya.

Melalui Rencana Umum Energi Nasional2 (RUEN 2020–2024), pemerintah Indonesia telah menetapkan target pemanfaatan kapasitas panas bumi sekitar 7.200 MW pada tahun 2025. 

Wawasan industri terbaru dari Asia Pacific Energy Transition Readiness Index 2025 yang dilakukan oleh divisi Energy Industries ABB menunjukkan bahwa 87 persen perusahaan di Indonesia memperkirakan penggunaan energi terbarukan akan meningkat lebih dari 20 persen dalam lima tahun ke depan, dengan tiga sumber utama berasal dari tenaga surya, tenaga air, dan panas bumi.

 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved