Awal Tahun, Momen Pas Bagi Gen Z Menata Ulang Keuangan Pribadi
Kebiasaan finansial yang baik berperan penting dalam menjaga kesehatan keuangan pribadi di tengah tren inflasi yang masih relatif tinggi.
Ringkasan Berita:
- Hasil survei Kompas Research tahun lalu mencatat, hampir 70 persen responden mengaku kesulitan menabung secara konsisten.
- Kebiasaan finansial yang baik berperan penting dalam menjaga kesehatan keuangan pribadi di tengah tren inflasi yang masih relatif tinggi.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kondisi ekonomi yang belum membaik seperti dirasakan banyak masyarakat sekarang sebaiknya diimbangi dengan kemampuan mengatur keuangan agar tercegah dari pola hidup boros dan pengeluaan yang tidak perlu.
Laporan hasil survei Kompas Research tahun lalu mencatat, hampir 70 persen responden mengaku kesulitan menabung secara konsisten.
Hal itu diperkuat oleh survei Populix yang menunjukkan bahwa tabungan yang bisa disisihkan oleh Gen Z dan milenial sering tidak stabil karena kebutuhan mendadak dan pengeluaran konsumtif.
Baca juga: Sudah Melek Finansial, tapi Masih Bingung Mengatur Keuangan? Kamu Enggak Sendirian!
Karena itu, meskipun ekonomi nasional terlihat membaik, manajemen keuangan pribadi tetap menjadi hal penting. Makin banyak masyarakat terutama anak muda yang mulai sadar pentingnya mengatur uang dengan lebih baik.
Dengan edukasi yang tepat dan platform yang memudahkan proses pengelolaan keuangan, mengelola finansial yang lebih sehat menjadi lebih mudah dijalani.
“Awal tahun itu waktu yang pas untuk memulai semua dari awal, termasuk soal keuangan. Ini momen yang oke untuk introspeksi diri dan lihat lagi selama setahun ke belakang, sebenarnya uang kita lari ke mana, kategori apa yang paling bikin boros, dan kebiasaan apa yang perlu kita perbaiki di tahun depan. Istilahnya, new year, new me, lah,” ujar Co Founder Finku, Reinaldo Tendean dikutip Rabu, 7 Januari 2026.
Dia menjelaskan, melalui proses tersebut, individu dapat mulai menetapkan financial goals baru untuk tahun ini mulai dari dana darurat, target tabungan bulanan, hingga komitmen budgeting yang lebih
realistis.
Dengan inflasi yang masih relatif tinggi dalam beberapa sektor kebutuhan dasar, kebiasaan finansial yang baik berperan penting untuk menjaga kesehatan keuangan pribadi.
Selain itu, untuk mengatur pencatatan keuangan pribadi kini lebih praktis melalui pemanfaatan platform berbasis AI yang bisa digunakan secara cuma-cuma, menggantikan pencatatan manual.
Reinaldo Tendean menjelaskan, platform Finku ditujukan untuk pengguna muda untuk mengelola keuangan pribadi dan disediakan secara cuma-cuma.
Platform ini dikembangkan dengan memanfaatkan teknologi AI. Pengguna dari generasi digital-native bisa
mencatat Keuangan harian, menyusun budget, memonitor realisasi pengeluaran, serta memberikan insight finansial yang mudah dipahami.
Fitur-fitur utamanya antara lain, pencatatan pengeluaran manual maupun instan, serta kemampuan memindai struk belanja atau mengunggah e-statement mutasi bank untuk pencatatan otomatis.
"Pengguna juga dapat memperoleh laporan keuangan visual berbentuk grafik dan kategori, membantu pengguna memahami cashflow secara lebih detail," jelas Reinaldo Tendean.
Fitur utama lainnya di platform ini adalah FinGPT, asisten finansial berbasis AI untuk membantu mencatat keuangan lewat chat, memberikan rekomendasi personal yang menyesuaikan pola konsumsi pengguna, auto-budgeting berbasis AI, hingga jawaban atas pertanyaan finansial sehari-hari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/MENGATUR-KEUANGAN-Generasi-muda-bisa-7883.jpg)