Pengamat: Akselerasi Kebijakan Prabowo di Sektor Energi untuk Hadapi Tantangan yang Makin Kompleks
Penekanan Presiden Prabowo mempercepat program nasional menunjukkan kepemimpinan yang berorientasi pada hasil.
Ringkasan Berita:
- Akselerasi kebijakan Prabowo di retret kabinet, terutama di sektor energi, pendidikan, dan hilirisasi industri, sangat dibutuhkan di tengah tantangan global yang semakin kompleks.
- Retret Kabinet Merah Putih penting untuk memastikan roda pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo berjalan lebih efektif, terukur dan terarah sejak awal tahun.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Guru Besar Fakultas Sains dan Teknologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Achmad Tjachja Nugraha, menilai arahan Presiden Prabowo Subianto dalam retret Kabinet Merah Putih 2026 sebagai langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pemerintahan.
Menurut Prof. Achmad, penekanan Presiden Prabowo mempercepat program nasional menunjukkan kepemimpinan yang berorientasi pada hasil.
Ia menilai akselerasi kebijakan, terutama di sektor energi, pendidikan, dan hilirisasi industri, sangat dibutuhkan di tengah tantangan global yang semakin kompleks.
“Arahan Presiden Prabowo agar kabinet bekerja cepat, cerdas, dan inovatif mencerminkan kebutuhan tata kelola pemerintahan modern. Ini penting agar program strategis tidak berhenti di perencanaan, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Prof. Achmad dikutip Kamis, 8 Januari 2026.
Baca juga: Retret Kabinet Merah Putih, Prabowo Minta Menteri Laporkan Kendala Program Langsung
Ia juga mengapresiasi dorongan kerja lintas kementerian yang ditekankan Presiden Prabowo. Menurutnya, kolaborasi antarlembaga menjadi kunci untuk mempercepat pencapaian target pembangunan nasional, sekaligus menghindari tumpang tindih kebijakan.
Dia mengatakan, retret Kabinet Merah Putih penting untuk memastikan roda pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo berjalan lebih efektif, terukur dan terarah sejak awal tahun.
Ia menilai penguatan koordinasi serta kesamaan visi antarmenteri menjadi kunci agar program prioritas Presiden Prabowo Subianto dapat berjalan optimal dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Terkait pembentukan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Prof. Achmad menilai kebijakan tersebut mencerminkan kehadiran negara dalam situasi darurat. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan pemulihan daerah terdampak bencana berjalan cepat, terukur, dan tepat sasaran.
“Secara keseluruhan, retret kabinet ini memperlihatkan keseriusan Presiden Prabowo dalam membangun pemerintahan yang solid, responsif, dan berorientasi pada kepentingan rakyat,” pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/RETRET-KABINET-Presiden-Prabowo-Subianto-241.jpg)