Kamis, 23 April 2026

Akhir April, 27 Ribu Koperasi Merah Putih Ditargetkan Beroperasi

Fasilitas pendukung Koperasi Merah Putih sudah rampung disiapkan seperti bangunan fisik, gudang hingga peralatan serta struktur organisasi.

HO/Kemenkop
KOPERASI DESA - Lokakarya permagangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di ekosistem bisnis Koperasi Al Ittifaq di Ciwidey Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Sebanyak 27.191 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes) ditargetkan beroperasi paling lambat April 2026. 
Ringkasan Berita:
  • Fasilitas pendukung Koperasi Merah Putih sudah rampung disiapkan seperti bangunan fisik, gudang hingga peralatan serta struktur organisasi.
  • Sebanyak 27.191 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes) ditargetkan beroperasi paling lambat April 2026.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebanyak 27.191 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes) ditargetkan beroperasi paling lambat April 2026.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan, fasilitas pendukung Koperasi Merah Putih sudah rampung seperti bangunan fisik, gudang hingga peralatan.

Selain itu, struktur organisasi juga sudah tersedia, mencakup pengawas, pengurus hingga pengelola, termasuk sistem informasi manajemen yang akan digunakan dalam operasionalnya.

"Ada 27 ribu lebih insyaallah Maret atau paling lambat April sudah bisa dioperasionalisasikan," katanya di kantor Kementerian Koperasi, Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2026).

Seiring dengan beroperasinya 27 ribu koperasi desa, pemerintah akan menjadikan penerima bantuan sosial (bansos) sebagai anggota Kopdes.

Kemenkop menggandeng Kementerian Sosial dalam rangka melibatkan penerima bansos sebagai anggota Kopdes.

Kolaborasi antara Kementerian Koperasi dan Kementerian Sosial telah dituangkan dalam penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Kementerian Koperasi dan Kementerian Sosial.

"Kita secara bertahap mendorong masyarakat penerima manfaat bantuan bisa menjadi anggota koperasi desa kelurahan merah putih," ujar Ferry.

Baca juga: Menkop Jajaki Peluang Koperasi Merah Putih Bangun Perumahan Prajurit TNI

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menambahkan, penerima bansos yang memiliki produk tertentu juga akan didorong menjualnya melalui Kopdes.

Di saat yang bersamaan, apabila mereka membutuhkan bahan pokok, disarankan membeli di Kopdes.

Menurut Gus Ipul, penerima bansos yang menjadi anggota koperasi juga bisa memperoleh Sisa Hasil Usaha (SHU), yakni pendapatan bersih koperasi.

"Dia ikut dapat SHU di akhir tahun, tapi dia juga sebagai konsumen. Jadi banyak manfaatnya," kata Gus Ipul.

Selain menjadi wadah usaha, Kopdes ke depan juga dapat difungsikan sebagai saluran baru penyaluran bansos. Namun, untuk mekanismenya saat ini masih dalam tahap pembahasan lebih lanjut.

 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved