Kamis, 9 April 2026

Kampung Haji Punya RI Bakal Ada Terowongan Tersambung Langsung ke Masjidil Haram

Proyek Kampung Haji yang digarap Danantara Indonesia di Makkah, Arab Saudi, bakal memiliki terowongan yang tersambung langsung ke Masjidil Haram.

Tribunnews.com/Endrapta Ibrahim Pramudhiaz
KAMPUNG HAJI - Rencana pembangunan proyek Kampung Haji yang digarap Dananatara di Arab Saudi. Paparan ini ditunjukkan CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani di acara Indonesia Economic Summit 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026). Dok: Endrapta Pramudhiaz 
Ringkasan Berita:
  • Kampung Haji memiliki jarak 2,5 kilometer (km) ke Masjidil Haram. Kedua tempat ini akan terhubung dengan terowongan
  • Danantara telah membeli hotel yang berada di sekitar Masjidil Haram untuk pengembangan Kampung Haji

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Proyek Kampung Haji yang digarap Danantara Indonesia di Makkah, Arab Saudi, bakal memiliki terowongan yang tersambung langsung ke Masjidil Haram.

CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengungkap Kampung Haji memiliki jarak 2,5 kilometer (km) ke Masjidil Haram. Kedua tempat ini akan terhubung dengan terowongan.

Biasanya, menurut Rosan, jemaah haji Indonesia yang ke Masjidil Haram menempuh jarak 4,5 hingga 6 km.

"Jaraknya kurang lebih 2,5 km dan ada terowongan langsung," katanya dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Baca juga: Kampung Haji dan Jalur Khusus ke Masjidil Haram, Jemaah Lansia Lebih Aman dan Nyaman

Danantara telah membeli hotel yang berada di sekitar Masjidil Haram untuk pengembangan Kampung Haji.

Tidak hanya membeli hotel, mereka juga membeli lahan di sekitar Masjidil Haram. Bahkan, ada tanah yang akan dibeli yang jaraknya hanya 600 meter ke Masjidil Haram.

"Kita lakukan pembelian hotel maupun lahan di Kampung Haji yang next-nya yang akan kita lakukan pembelian lahan kurang lebih jaraknya adalah 600 meter dari Masjidil Haram," ujar Rosan.

Hotel yang diakuisisi Danantara termasuk dalam aset eksisting di Kawasan Thakher. Adapun hotelnya adalah Novotel Thakher Makkah yang telah beroperasi.

Novotel Thakher Makkah kini telah beroperasi dengan sekitar 1.461 kamar di tiga menara.

Lalu, ada juga sekitar 4,4 hektare lahan kawasan pengembangan yang berlokasi di koridor strategis sekitar 2–3 kilometer dari Masjidil Haram.

Lahan tersebut memiliki kurang lebih 14 plot lahan kawasan yang direncanakan untuk pengembangan lanjutan, termasuk area komersial dan pusat ritel.

Baca juga: Prabowo Pastikan Jemaah Haji & Umrah Indonesia di Makkah Dapat Hunian Layak Melalui Kampung Haji

Secara bertahap, kawasan ini dirancang untuk berkembang hingga sekitar 6 ribu kamar dengan estimasi kapasitas mencapai kurang lebih 22 ribu jemaah, atau sekitar 10 persen dari total jemaah haji Indonesia setiap tahunnya.

"13 tower akan kami bangun di wilayah [4,4 hektare itu] itu," ucap Rosan.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved