Harga Saham
Pekan Besok Hanya 3 Hari Perdagangan, Berikut Pilihan Sahamnya
Aktivitas perdagangan BEI pekan besok hanya berlangsung pada Rabu hingga Jumat (18–20 Februari 2026).
Ia meyakini momentum perayaan Imlek dan Ramadan akan memicu permintaan terhadap produk-produk yang bersifat musiman.
Setidaknya dalam jangka pendek emiten-emiten terkait konsumer, ritel, dan telekomunikasi berpotensi diuntungkan dan mengalami peningkatan kinerja seiring tingginya kebutuhan masyarakat terhadap produk dan jasa tersebut.
"Investor bisa fokus ke sektor konsumer, ritel, telekomunikasi yang biasanya jadi unggulan di periode tersebut," ujarnya.
Di luar itu, Rully juga menyebut saham-saham terkait komoditas emas tetap bisa menjadi opsi bagi investor selama periode Imlek dan Ramadan.
Hal ini didukung oleh potensi kenaikan harga emas dunia yang dapat terus berlanjut, meski beberapa waktu terakhir harga komoditas tersebut sempat terkoreksi.
Rully juga bicara mengenai peluang saham-saham terkait kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadan, seperti di sektor poultry.
Menurutnya, prospek saham-saham di sektor tersebut
dalam jangka pendek sangat bergantung dari keputusan akhir pemerintah terkait nasib program MBG selama Ramadan berlangsung.
Jikalau penyaluran MBG dibatasi selama Ramadan, kemungkinan pamor saham-saham yang selama ini diuntungkan oleh program tersebut akan meredup untuk sementara waktu.
Terlepas dari itu, Rully mengingatkan bahwa pergerakan pasar saham selama Ramadan juga akan banyak dipengaruhi oleh sentimen makro, seperti kelanjutan kesepakatan tarif dagang Indonesia dan Amerika Serikat (AS) hingga perkembangan perbaikan tata kelola bursa selepas gejolak pasar akibat isu Morgan Stanley Capital International (MSCI).
"Hasil pemaparan outlook ekonomi dari pemerintah juga akan jadi sentimen ketika pasar kembali dibuka setelah libur nanti," paparnya.
Pada penutupan perdagangan Jumat (13/2/2026) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 0,64 persen ke level 8.212,27.
Sejak awal tahun ini, IHSG telah terkoreksi 5,03 persen year to date (ytd).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/IHSG-Kembali-Melemah-Pada-Penutupan-Perdagangan_20260202_211427.jpg)