Minggu, 12 April 2026

Perlindungan dan Keamanan Data Fondasi Penting Jaga Kedaulatan Nasional

Digital Day 2026 turut mengundang sejumlah pejabat tinggi dan pimpinan perusahaan untuk berbagi perspektif dan insight

Penulis: Choirul Arifin
Editor: Sanusi
Tribunnews.com/HO
Mengusung tema “Data Sovereignty: Leaders Must Act Now to Secure the Future”, forum Digital Day 2026 akan menghadirkan perspektif pemerintah dan swasta. Penekanan utama tahun ini adalah peran pemimpin sebagai kunci sukses kedaulatan data. 
Ringkasan Berita:
  • Data kini bukan sekadar sumber informasi, melainkan aset strategis yang menentukan arah kebijakan, kekuatan ekonomi, hingga posisi tawar suatu negara.
  • Perlindungan, keamanan, dan kerahasiaan data menjadi fondasi penting dalam menjaga kedaulatan dan ketahanan nasional.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Data kini bukan sekadar sumber informasi, melainkan aset strategis yang menentukan arah kebijakan, kekuatan ekonomi, hingga posisi tawar suatu negara di panggung global. Siapa pun yang menguasai data yang akurat dan kredibel, memiliki keunggulan kompetitif yang signifikan. Oleh karena itu, perlindungan, keamanan, dan kerahasiaan data menjadi fondasi penting dalam menjaga kedaulatan dan ketahanan nasional.

Dalam konteks tersebut, isu data sovereignty atau kedaulatan data semakin relevan. Setidaknya terdapat empat dimensi utama dalam isu ini: keamanan nasional, perlindungan data pribadi, ketahanan ekonomi digital, serta kendali atas informasi strategis. Kedaulatan data bukan semata isu teknologi, melainkan isu kepemimpinan dan tata kelola.

Baca juga: Pemerintah Perkuat Sinergi Pencatatan Nikah Katolik Berbasis Digital

Isu strategis ini akan menjadi fokus dalam gelaran Digital Day 2026 yang diselenggarakan The Iconomics pada 26 Februari mendatang.

Mengusung tema “Data Sovereignty: Leaders Must Act Now to Secure the Future”, forum ini akan menghadirkan perspektif pemerintah dan swasta. Penekanan utama tahun ini adalah peran pemimpin sebagai kunci sukses kedaulatan data.

Dalam kesempatan yang sama, akan diberikan apresiasi kepada para Chief Information Officer (CIO) dan Chief Technology Officer (CTO) terbaik, serta Digital Awards bagi perusahaan dan produk dengan inovasi serta implementasi teknologi unggul.

Founder & CEO The Iconomics, Bram S. Putro, mengatakan Digital Day 2026 merupakan rangkaian forum bisnis dan awarding yang telah memasuki tahun ketujuh sejak pertama kali digelar pada 2019. Ajang ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi bagi para pemimpin korporasi, tetapi juga mendorong lahirnya semakin banyak role model di bidang teknologi dan digital.

Baca juga: Libur Imlek, BNI Siagakan Operasional Terbatas dan Optimalkan Layanan Digital

Digital Day 2026 turut mengundang sejumlah pejabat tinggi dan pimpinan perusahaan untuk berbagi perspektif dan insight.

Antara lain Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Pratikno; Menteri Komunikasi dan Digital RI Meutya Hafid; Menteri Luar Negeri RI Sugiono; Direktur Jenderal Ekosistem Digital Edwin Hidayat Abdullah; Presiden Direktur ITSEC Asia Patrick Rudolf Dannacher; Direktur Information Technology Bank Rakyat Indonesia Saladin Dharma Nugraha Effendi; Presiden Direktur Lintasarta Bayu Hanantasena; serta Direktur Enterprise & Business Service Telkom Indonesia Veranita Yosephine.

Dengan menghadirkan lintas perspektif regulator dan pelaku industri, Digital Day 2026 diharapkan menjadi ruang strategis untuk memperkuat komitmen kepemimpinan dalam menjaga dan mengelola kedaulatan data Indonesia di masa depan. 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved