Rabu, 6 Mei 2026

Mudik Lebaran 2026

Kemenhub Usul Masjid Disiapkan Jadi Rest Area saat Periode Angkutan Lebaran 2026

Survei memprediksi 143 juta orang bepergian saat Idul Fitri 2026, mayoritas untuk mudik dan silaturahmi.

Tayang:
HO/IST
MASJID JADI REST AREA - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi saat melakukan audiensi dengan Menteri Agama Nasaruddin Umar pada Senin (23/2) di Kantor Pusat Kementerian Agama, Jakarta. 

 

Ringkasan Berita:
  • Kementerian Perhubungan mengusulkan masjid di jalur mudik dijadikan rest area saat Lebaran 2026 dan berkoordinasi dengan Kementerian Agama.
  • Fasilitas yang diharapkan tersedia meliputi parkir, toilet, air bersih, penerangan, dan ruang istirahat.
  • Survei memprediksi 143 juta orang bepergian saat Idul Fitri 2026, mayoritas untuk mudik dan silaturahmi.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengusulkan pemanfaatan masjid di sepanjang jalur mudik sebagai tempat beristirahat atau rest area bagi pemudik, khususnya pengguna kendaraan pribadi dan sepeda motor.

Hal itu disampaikan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi saat melakukan audiensi dengan Menteri Agama Nasaruddin Umar pada Senin (23/2) di Kantor Pusat Kementerian Agama, Jakarta.

Menhub Dudy menyampaikan permohonan dukungan dari Kementerian Agama terkait rencana tersebut.

Baca juga: Jelang Mudik Lebaran 2026, Truk Over Dimensi Masih Lintasi Trans Sumatera

 Dudy juga berharap masjid-masjid yang berada di wilayah jalur mudik diharapkan dapat menyediakan fasilitas dasar seperti area parkir, toilet, air bersih, penerangan, serta ruang istirahat bagi masyarakat.

“Melalui pemanfaatan masjid-masjid yang berada di jalur mudik, kami berharap masyarakat dapat beristirahat dengan nyaman selama perjalanan. Kami juga akan menyiapkan fasilitas pendukung agar pemudik dapat beristirahat dengan aman,” ujar Menhub Dudy dalam keterangannya, Selasa (24/2/2026).

Selain pemanfaatan rumah ibadah, Kemenhub juga menyiapkan sejumlah fasilitas lain sebagai titik istirahat bagi pemudik, seperti terminal dan jembatan timbang yang berada di jalur mudik.

Menhub Dudy mengatakan, sinergi antara Kementerian Perhubungan dan Kementerian Agama menjadi penting mengingat momentum Idul Fitri tidak hanya berkaitan dengan mobilitas masyarakat dalam jumlah besar, tetapi juga memiliki dimensi spiritual dan sosial yang kuat.

“Ini merupakan sinergi yang sangat baik antara Kementerian Agama dan Kementerian Perhubungan, mengingat momentum Idul Fitri tidak hanya berdimensi mobilitas yang sangat besar, tetapi juga memiliki makna spiritual dan sosial yang mendalam bagi masyarakat kita,” tutur Menhub Dudy.

Menhub Dudy menambahkan berdasarkan hasil survei potensi pergerakan masyarakat pada masa Lebaran 2026, diperkirakan sekitar 143 juta orang akan melakukan perjalanan selama periode libur Idul Fitri. 

Angka tersebut sedikit lebih rendah dibandingkan hasil survei tahun lalu yang mencapai 146 juta orang, namun pemerintah tetap mengantisipasi kemungkinan lonjakan mobilitas masyarakat.

Mayoritas masyarakat yang melakukan perjalanan pada masa Lebaran diperkirakan bertujuan untuk mudik dan bersilaturahmi di kampung halaman, yang mencapai sekitar 66 persen dari total responden survei.

“Tahun lalu realisasi pergerakan masyarakat bahkan mencapai sekitar 154 juta orang. Karena itu kami tetap mengantisipasi kemungkinan peningkatan perjalanan masyarakat menjelang hari raya,” kata Menhub Dudy.

 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved