Sinergi Pertamina–Telkomsel Bidik Efisiensi Biaya Operasional untuk Ojol
Pertamina dan Telkomsel hadirkan paket data + voucher BBM Rp25 ribu untuk ojol sepanjang Maret 2026. Beli kuota, dapat potongan BBM
Ringkasan Berita:
- Di tengah naiknya biaya operasional, BBM dan kuota internet tetap jadi kebutuhan utama pengemudi ojol
- PT Pertamina Patra Niaga dan Telkomsel meluncurkan program bundling paket data dengan e-Voucher BBM Rp25.000 selama 1–30 Maret 2026
- Kolaborasi ini memberi insentif langsung sekaligus memperkuat ekosistem digital antar-BUMN.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Di tengah naik-turunnya biaya operasional pengemudi ojek online (ojol), dua kebutuhan utama tetap tak tergantikan: bahan bakar dan kuota internet.
Tanpa keduanya, roda ekonomi harian para mitra pengemudi praktis berhenti.
Melihat kebutuhan tersebut, PT Pertamina Patra Niaga dan Telkomsel meluncurkan kolaborasi MyPertamina x MyTelkomsel bertajuk “Bersinergi untuk Negeri, Memperkuat Ekosistem Digital Indonesia di SPBU Pertamina MT Haryono, Jakarta, Selasa (3/3/2026) .
Program ini menawarkan paket data khusus pengemudi ojol melalui aplikasi MyTelkomsel yang dibundel dengan e-Voucher MyPertamina senilai Rp25.000 untuk pembelian BBM. Voucher tersebut berlaku selama periode 1–30 Maret 2026.
Secara sederhana, skemanya adalah: beli paket data, dapat potongan BBM.
Baca juga: Soal Harga BBM, Menko Airlangga: RI Punya Dua Pilihan, Pertahankan Subsidi atau Naikkan Harga
Bagi pengemudi ojol, biaya bahan bakar dan paket data merupakan dua komponen pengeluaran harian terbesar.
Rata-rata pengemudi bisa menghabiskan puluhan ribu rupiah per hari untuk BBM, belum termasuk kuota internet untuk menerima dan menyelesaikan pesanan.
Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto, mengatakan kolaborasi ini dirancang untuk memberikan insentif langsung bagi mitra pengemudi sekaligus mendorong transaksi digital di SPBU.
“Melalui program bundling paket data dan e-Voucher BBM, kami ingin membantu para ojol mendapatkan insentif penunjang biaya operasional sekaligus mendorong pemanfaatan transaksi digital di SPBU Pertamina,” ujarnya.
Di sisi lain, Telkomsel melihat konektivitas sebagai kebutuhan fundamental bagi pengemudi ride hailing.
Direktur Sales Telkomsel, Stanislaus Susatyo, menyebut integrasi layanan ini bertujuan menyederhanakan kebutuhan mitra di lapangan.
“Untuk mitra pengemudi, konektivitas andal dan energi yang selalu siap adalah dua kebutuhan pokok saat mencari rezeki,” katanya.
Di balik manfaat langsung bagi ojol, kolaborasi ini juga mencerminkan strategi integrasi ekosistem digital antar-BUMN.
Pertamina mendorong peningkatan pengguna aktif MyPertamina dan transaksi voucher digital di SPBU, sementara Telkomsel memperkuat penetrasi paket data di segmen ride hailing.
Artinya, program ini bukan sekadar promosi musiman, tetapi bagian dari upaya memperluas basis pengguna aplikasi dan memperkuat loyalitas pelanggan.
Selain kolaborasi ini, Pertamina sebelumnya juga meluncurkan program Berkah Ojek Online MyPertamina (BOOM) yang berlangsung secara nasional sejak 1 Februari hingga 31 Oktober 2026.
Program tersebut memberi kesempatan pengemudi mengumpulkan poin dari transaksi MyPertamina untuk mengikuti undian berhadiah sekitar 100 unit sepeda motor.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/TELKOMPERTA111111.jpg)