Sabtu, 11 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Daftar 84 Negara yang Naikkan Harga BBM Imbas Perang di Timur Tengah

84 negara telah melaporkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sejak serangan terhadap Iran oleh AS dan Israel.

Penulis: Hasanudin Aco
Shutterstock
HARGA BBM NAIK - Ilustrasi mengisi BBM di SPBU. Sejumlah negara di dunia melaporkan kenaikan harga BBM akibat perang di Timur Tengah. 

Keesokan harinya, Korea Selatan memperkenalkan batas harga maksimum untuk bensin dan solar untuk pertama kalinya dalam 30 tahun.

Baca berita terkait :  Cara Thailand, Filipina, Laos, dan Myanmar Antisipasi Kelangkaan Stok BBM Buntut Perang Timur Tengah

Di Asia Selatan, dampak perang lebih parah daripada di Asia Timur karena negara-negara seperti Pakistan dan Bangladesh memiliki cadangan keuangan yang jauh lebih tipis dan cadangan strategis yang lebih kecil.

Dalam upaya menghemat energi, pemerintah Bangladesh telah memerintahkan semua universitas negeri dan swasta untuk segera ditutup.

Di Pakistan kantor-kantor pemerintah kini akan beroperasi empat hari kerja dalam seminggu, sementara sekolah-sekolah telah ditutup, dan kebijakan 50 persen bekerja dari rumah telah diberlakukan untuk menghemat bahan bakar.

Di Eropa, para menteri keuangan Kelompok Tujuh mengadakan pertemuan darurat untuk membahas kenaikan harga BBM.

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengemukakan kemungkinan untuk melepaskan 20-30 persen cadangan strategis darurat untuk meringankan tekanan pada konsumen.

Bagaimana dengan Indonesia?

Di Indonesia, Selasa (10/3/2026), Menteri ESDM Bahlil Lahadalia  dipanggil Presiden RI Prabowo  Subianto ke Istana Presiden Jakarta membahas soal BBM.

Usai pertemuan, Bahli menegaskan tidak ada kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) Subsidi seperti Solar (Biosolar) dan Pertalite (RON 90) setidaknya hingga Idul Fitri 1447 Hijriah.

"Pemerintah kemarin kita juga melakukan pembahasan dengan menteri keuangan. Saya dapat memastikan untuk menyangkut subsidi BBM sampai dengan hari raya Insyaallah tidak ada kenaikan apa-apa," kata Bahlil.

Bahlil mengatakan meskipun harga minyak mentah dunia atau crude naik namun pemerintahan memutuskan untuk sementara tidak menaikan harga BBM subsidi.

Tingginya biaya minyak mendorong kenaikan harga pangan

Harga minyak dan harga pangan bergerak seiring, dengan harga energi memengaruhi setiap tahap rantai pasokan pangan, mulai dari pupuk yang digunakan di ladang hingga truk yang mengangkut makanan dari ladang ke rak supermarket.

Kenaikan harga minyak juga secara langsung memengaruhi pengiriman dan biaya transportasi.

“Urat nadi ekonomi global adalah transportasi,” kata ekonom David McWilliams kepada Al Jazeera.

“Ini tentang memindahkan barang dari A ke B – ini masalah logistik, masalah rantai pasokan, dan pada akhirnya transportasi adalah energi ekonomi global.”

Kekhawatiran akan stagflasi – peningkatan inflasi dan meningkatnya pengangguran, yang secara historis dipicu oleh guncangan harga minyak besar – semakin meningkat.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved