Minggu, 19 April 2026

Harga Minyak Dunia Melonjak, Ini Kata Ojol Pengguna Motor Listrik

Tekanan harga minyak dunia tidak dirasakan driver ojek online yang menggunakan motor listrik.

Penulis: Sanusi
Editor: Choirul Arifin
Tribunnews/Choirul Arifin
MOTOR LISTRIK ELECTRUM - Peluncuran skuter listrik Electrum H5 di Jakarta, Kamis, 9 November 2023. Tekanan harga minyak dunia tidak dirasakan driver ojek online yang menggunakan motor listrik. 

Bahkan Acel akhirnya menambah satu unit motor listrik lagi untuk digunakan di rumah. Motor listrik yang digunakannya merupakan produk Electrum yang mampu menempuh jarak hingga sekitar 200 kilometer per hari.

Kendaraan listrik yang digunakannya tersebut menggunakan skema sewa milik. Karena unit yang digunakannya bukan motor baru, ia membayar sekitar Rp55.000 per hari ditambah biaya penggunaan baterai sekitar Rp25.000 per hari.

“Motor Electrum ini karena kilometer-nya sudah di atas 7.000, jadi saya harus bayar harga tersebut sampai 532 hari atau sekitar satu tahun tujuh bulan,” ujarnya saat dihubungi.

Jika dibandingkan dengan cicilan motor berbahan bakar bensin, menurut Acel biaya tersebut masih lebih efisien. Sebagai gambaran, cicilan motor bensin seperti Honda Vario bisa mencapai sekitar Rp2,3 juta per bulan, belum termasuk biaya bahan bakar, servis berkala, dan pajak kendaraan.

Sesuai kebijakan insentif pemerintah, tarif Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) untuk kendaraan listrik berbasis baterai ditetapkan 0 persen. Sebagai perbandingan motor bensin akan dikenakan PKB sebesar 1-2 persen dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB).

Misalnya, motor 150cc dengan NJKB Rp 25 juta akan dikenakan PKB sekitar Rp 375.000 - Rp 500.000. Pengguna motor listrik hanya perlu membayar Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan atau asuransi, sebesar 35.000.

“Soal pajak juga ringan. Saya bayar sekitar Rp35.000 untuk asuransi saja,” katanya.

Dari sisi perawatan, motor listrik juga dinilai lebih sederhana. Servis yang dilakukan umumnya hanya berupa pengecekan sistem kelistrikan dan hingga saat ini sebagian besar masih ditanggung oleh penyedia layanan.

Selama menggunakan motor listrik, Acel mengaku belum menemukan kendala berarti. Bahkan menurutnya kendaraan listrik relatif lebih aman digunakan saat kondisi banjir.

Pada motor berbahan bakar bensin, air berpotensi masuk ke knalpot dan menyebabkan mesin mogok. Sementara pada motor listrik, selama air tidak masuk ke bagian jok yang menjadi tempat baterai, kendaraan tetap dapat beroperasi dengan aman.

Pengalaman tersebut membuatnya semakin mantap menggunakan kendaraan listrik untuk aktivitas sehari-hari. “Sejauh ini saya belum akan beralih ke motor bensin lagi. Saya masih nyaman menggunakan motor listrik,” pungkasnya.

 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved