Selasa, 14 April 2026

Mudik Lebaran 2026

Volume Kendaraan Pemudik Via Tol Layang MBZ Naik Hampir 200 Persen

Volume kendaraan pemudik yang meninggalkan Jakarta tercatat sebanyak 64.985 kendaraan berdasarkan data lalu lintas per Rabu, 18 Maret 2026.

Penulis: Lita Febriani
Editor: Choirul Arifin
dok.
LEBIH PADAT - Hingga Rabu, 18 Maret 2026, volume kendaraan pemudik yang meninggalkan Jakarta tercatat sebanyak 64.985 kendaraan berdasarkan data lalu lintas per Rabu, 18 Maret 2026. Sebanyak 176.815 kendaraan melintas ruas tol tersebut atau naik 36,09 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal yang mencapai 129.923 kendaraan sejak H-10 hingga H-6 Lebaran. 
Ringkasan Berita:
  • Volume kendaraan pemudik yang meninggalkan Jakarta tercatat sebanyak 64.985 kendaraan berdasarkan data lalu lintas per Rabu, 18 Maret 2026.
  • Kendaraan yang menuju Jakarta mencapai 28.788 naik sebesar 30,32 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 22.090 kendaraan.

Ā 

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Volume kendaraan pemudik yang meninggalkan Jabodetabek menuju Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur melalui ruas tol Mohammed Bin Zayed (MBZ) meningkat pada H-3 menjelang Idul Fitri 1447 H.

Berdasarkan data lalu lintas per Rabu, 18 Maret 2026, volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta tercatat sebanyak 64.985 kendaraan.

Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan lalu lintas normal sebesar 21.787 kendaraan atau meningkat hingga 198,27 persen.

Sementara itu, kendaraan yang menuju Jakarta mencapai 28.788 naik sebesar 30,32 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 22.090 kendaraan, meskipun pergerakannya relatif lebih rendah dibandingkan arah sebaliknya.

Secara keseluruhan, total kendaraan yang melintas di Ruas Jalan Layang MBZ pada kedua arah mencapai 93.773 kendaraan.

Dari jumlah tersebut, arus kendaraan yang meninggalkan Jakarta tercatat lebih dominan dibandingkan kendaraan yang menuju Jakarta.

Baca juga: Cerita Pemudik di Stasiun Pasar Senen: Paksakan Berangkat ke Ngawi Meski Lagi Sakit

General Manager Operasi dan Pemeliharaan PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek Desti Anggraeni menyampaikan, sebagai dampak volume kendaraan yang masih tinggi di Ruas Jalan Layang MBZ, dilakukan rekayasa lalu lintas berupa buka tutup akses masuk secara situasional menuju arah Cikampek atas diskresi Kepolisian.

Baca juga: Bahaya, Pemudik Diimbau Tidak Parkir di Bahu Jalan Tol Japek Km 57

"Langkah ini juga dilakukan untuk mengurai kepadatan yang terjadi, termasuk di akses keluar KM 48 akibat pertemuan arus lalu lintas dari Ruas Jakarta-Cikampek," ucap Desti dalam rilis, Kamis (19/3/2026).

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved